Rilis Akhir Tahun

Kejahatan Semarang Masih Tinggi, Kasus Penganiayaan Paling Banyak

Sepanjang 2023, Polrestabes Semarang menerima 1.519 aduan kejahatan. Terbanyak, kasus penganiayaan.

Featured-Image
ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan diborgol. Foto – Antara

bakabar.com, SEMARANG - Sepanjang 2023, Polrestabes Semarang menerima 1.519 aduan kejahatan. Terbanyak, kasus penganiayaan.

Penganiayaan berada di posisi teratas, 191 kasus. Disusul narkotika; 177, penggelapan; 177, pemberatan pencurian; 167, dan penipuan; 140.

Baca Juga: Dua Pak Ogah Semarang Nekat Mau Curi Kayu di Markas Tentara

"Jadi tahun 2023 ini ada 1.519 kriminalitas yang terjadi di Kota Semarang, dan kemudian sampai bulan Desember ini ada 1.208 yang diselesaikan," sebut Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Kamis (28/12) malam.

Dari banyaknya aduan, 25 di antaranya paling menonjol. Salah satunya kasus mutilasi di Banyumanik.

Baca Juga: LBH APIK: Ada 101 Kekerasan Perempuan di Jateng, Semarang Tertinggi

"Lalu penganiayaan terhadapi istrinya yang sampai tewas, kemudia tawuran yang menimbulkan korban jiwa," lanjutnya.

Anwar meklaim angka kejahatan di tahun ini menurun. Tak banyak, tapi ada penurunan.

"Dibandingkan tahun 2022, angka kejahatan menurun, yang mana tahun 2022 ada 1.647 kasus," tutupnya.

Editor
Komentar
Banner
Banner