Polda Kalsel menggandeng Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kandangan guna mencegah paham radikalisme tumbuh di wilayah banua Kalsel.
Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel terus memberikan pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme dan terorisme.
Seruan agar masyarakat memahami bahaya radikalisme dan terorisme tak henti-hentinya digaungkan Direktorat Intelejen Keamanan (Intelkam) Polda Kalsel.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur menerima kunjungan Satgas Wilayah Kalsel Densus 88 Anti Teror dan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan.
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin harap kampus ajari moderasi beragama pada mahasiswa. Hal ini demi cegah paham radikalisme.
Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi mendesak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengambil langkah preventif dan pembinaan.
DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Kamis, (1/06/2023)
Kesbangpol Kabupaten Banjar, Kalsel, Mewanti Masyarakat Bahaya Radikalisme dan Hoaks
Pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di negara maju rawan terpapar paham radikal
Radikalisme dan intoleransi menjadi ruang gelap bagi demokrasi di Indonesia, karena itu sikap-sikap seperti itu perlu menjadi perhatian serius pemerintah.
Generasi muda di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kian mudah dimasuki faham radikalisme.
Wahabi ditengarai sebagai embrio munculnya paham radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.