Sport

PSIS Gratiskan Arhan-Dewangga Jika Klub Eropa, Korea dan Jepang Mau!

apahabar.com, SEMARANG – CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, membebaskan biaya transfer Pratama Arhan-Alfeandra Dewangga jika klub…

Featured-Image
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, membebaskan biaya transfer Pratama Arhan-Alfeandra Dewangga jika klub Eropa, Korea dan Jepang berminat. Foto-TribunKaltara

bakabar.com, SEMARANG – CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, membebaskan biaya transfer Pratama Arhan-Alfeandra Dewangga jika klub Eropa, Korea dan Jepang berminat.

“Iya kami lepas gratis (klub Eropa, Korea dan Jepang),” ucap Yoyok Sukawi seperti dilansir bakabar.com dari BolaSport, Selasa (4/1) malam.

Tak hanya itu, Yoyok juga bersedia membantu biaya penerbangan Pratama Arhan dan Dewangga ke luar negeri.

“Nanti kami juga bantu biaya untuk terbang ke sana,” katanya.

Ia mengaku sudah dihubungi agen-agen untuk membantu menawarkan dua pemain tersebut ke luar negeri.

Namun, ia enggan meladeni sebelum ada klub luar negeri yang resmi memberikan penawaran langsung ke PSIS Semarang.

“Sebenarnya kalau sampai tawaran resmi belum ada ya, hanya sebatas rumor saja,” bebernya.

“Kami sikapnya masih sama yakni melepas kedua pemain itu apabila diminati klub Eropa, Jepang dan Korea Selatan,” sambungnya.

Yoyok bersikeras tidak ingin melepas dua pemainnya itu ke kompetisi di Asia Tenggara (ASEAN).

Menurutnya, kompetisi di Asia Tenggara levelnya setara dengan kompetisi di Indonesia.

Sehingga, pemain tak berkembang jika ke Liga Asia Tenggara.

“Tidak kami lepas, ngapain kan sama saja,” tegasnya.

“Nanti bisa tidak berkembang dan bisa rusak pemainnya.”

“Kalau dapat tawaran dari klub Indonesia, kami juga tidak akan lepas,” tambahnya.

Kontrak Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga akan berakhir bersama PSIS Semarang pada Desember 2023.

Itu berarti mereka masih menyisakan satu tahun kontrak saat ini.

Sementara itu, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong sangat mendukung para pemainnya jika akan berkarier di luar negeri termasuk Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga.

Berkarier di luar negeri akan membuat pemain Indonesia belajar sepak bola modern, kemudian menularkannya ke Indonesia.

“Memang hal ini sangat positif bagi skuad Indonesia,” kata Shin Tae-yong pada konferensi pers sebelum pertandingan final leg kedua melawan Thailand, Jumat (31/12/2021).

“Semoga ini bisa menjadi langkah yang lebih baik untuk pemain Indonesia.”

“Saya berharap para pemain Indonesia bisa keluar ke liga Jepang, Korea atau Eropa.”

“Jadi mereka bisa belajar negara sepak bola maju, saya yakin ini akan membantu sepak bola Indonesia,” pungkasnya.

Komentar
Banner
Banner