Pencegahan Terorisme

Poso Hingga Bima Rawan Terorisme, BNPT: Tiap Wilayah Perlu Pengawasan

BNPT sebut Poso hingga Bima adalah kota yang rawan terorisme. Karenanya, pemerintah akan meningkatkan pemantauan dan pengawasan.

Featured-Image
Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Prof. Dr. Irfan Idris . Foto: apahabar.com/Fernando

bakabar.com, SOLO - BNPT sebut Poso hingga Bima adalah kota yang rawan terorisme. Karenanya, pemerintah akan meningkatkan pemantauan.

"Selama inikan ada kita lihat di Poso, ada Bima. Tapi jangan mengatakan Aceh aman," kata Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Prof Irfan Idris di Sunan Hotel Solo, Rabu (27/9).

Oleh karena itu, pemerintah akan meningkatkan pengawasan dan pendampingan di setiap wilayah. Contohnya dengan menggandeng mantan narapidana terorisme (napiter).

Baca Juga: Densus 88 Dalami Peran Reynaldi Prakoso dalam Jaringan Terorisme

Baca Juga: Pernyataan Polri Janggal, ISESS Pertanyakan Anggota Polri Tak Terlibat Jaringan Terorisme

"Misalnya di Solo ini ada banyak komunitas mantan teroris membentuk yayasan. Kalau di Semarang ada Persadani," ujar dia.

Sementara itu, Irfan menyebut bahwa penanganan terorisme di Solo sudah bagus. Sebabnya, Solo memiliki berbagai komunitas yang memiliki program perdamaian.

"Jadi pada hakekatnya sama semua daerah. Tinggal bagaimana tingkat atensi kita untuk menciptakan kedamaian," pungkasnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner