Masyarakat Ciputat

Masyarakat Ciputat: Minta Stasiun Pondok Ranji Buka Akses ke Pertamina

Masyarakat ingin PT KAI membuka kembali akses ke Kompleks Pertamina Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Featured-Image
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kiri), Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj (kedua kanan) dan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (kanan) menyampaikan keterangan pers pada Peresmian Peningkatan dan Aksesibilitas dan Penataan Stasiun Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (16/6/2022). Menteri Perhubungan mengatakan revitalisasi stasiun tersebut akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat untuk menggunakan transportasi publik. Foto: ANTARA

bakabar.com, JAKARTA - Masyarakat ingin PT KAI dan Ditjen Perkeretaapian (DJKA) membuka kembali akses ke Kompleks Pertamina Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Hal itu untuk mengurangi menggunakan perlintasan rel kereta api (KA) di Pondok Ranji yang selalu macet.

"Akibat dari ditutupnya akses pintu ke Kompleks Pertamina, masyarakat Ciputat Timur terpaksa melintasi perlintasan rel KA di Pondok Ranji,” kata Budi Purnomo selaku Ketua Rukun Warga (RW) di Kompleks Pertamina, Pondok Ranji, Senin (17/7).

Akses pintu ke Kompleks Pertamina di Stasiun KA Pondok Ranji itu dinilai dapat mengurangi kemacetan di perlintasan rel KA Stasiun Pondok Ranji. Apalagi perlintasan rel KA itu selalu terjadi kemacetan parah.

Namun, sekitar empat bulan lalu, akses pintu keluar ke Kompleks Pertamina di Stasiun KA Pondok Ranji ditutup dengan alasan keamanan. Adapun pintu akses ke Kompleks Pertamina ditutup karena masyarakat pengguna KA harus melintasi (jalan kaki) rel kereta dan menelusuri rel tersebut.

Baca Juga: Dorong Penggunaan Kereta Api, DJKA Alokasikan Subsidi Hingga Rp2,5 Triliun

"Ini melanggar aturan dan berbahaya," kata Kepala Stasiun KA Pondok Ranji Suhendar beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, masyarakat ingin akses itu dibuka lagi sesuai dengan aturan keselamatan KA dan mengurangi perlintasan di rel kereta.

"Telah terjadi beberapa kali pertemuan, antara masyarakat dengan Kepala Stasiun KA Pondok Ranji, pertemuan dengan KAI Daop 1 Jakarta dan bahkan hadir beberapa pejabat Ditjen Perkeretaapian," kata Budi Purnomo.

"Dan disetujui semua pihak untuk dibuka kembali akses ke Kompleks Pertamina yang sesuai dengan aturan keselamatan kereta api. Dana pembangunan akses tersebut dibiayai oleh masyarakat. Desain akses juga sudah dibuat masyarakat," ujar Budi menambahkan.

Baca Juga: LRT Jabodebek, DJKA: Uji Coba Operasional Dihentikan Sementara

Namun, beberapa bulan setelah perundingan, hingga kini belum ada sinyal dari KAI dan DJKA usulan tersebut untuk direalisasikan. Untuk sementara ini, masyarakat pengguna KA terpaksa harus melintas rel KA untuk bisa sampai ke Stasiun KA Pondok Ranji.

Stasiun KA Pondok Ranji mungkin satu-satunya stasiun KA di Jabodetabek yang aksesnya hanya satu sisi, dari Bintaro Jaya dan Ciledug saja. Tidak ada akses dari sisi lain, yakni dari Kampung Utan dan Ciputat sehingga masyarakat harus melintasi rel KA yang selalu macet parah.

Editor
Komentar
Banner
Banner