News

Lucky Hakim Cerita Keganjilan di Ultah Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al-Zaytun

Lucky Hakim sambangi Bareskrim Mabes Polri untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Panji Gumilang selaku P

Featured-Image
Lucky Hakim. Foto-net

bakabar.com, BANJARMASIN - Lucky Hakim sambangi Bareskrim Mabes Polri untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Panji Gumilang selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun.

Dia mengaku kedatangannya tahun lalu ke Pondok Pesantren Al-Zaytun adalah sebagai Wakil Bupati Indramayu yang menerima undangan untuk datang ke sana.

"Saya datang ke sana sebagai tamu undangan dan waktu itu saya sebagai wakil kepala daerah diundang," kata Lucky Hakim dikutip dari detikHot, Jumat (14/7).

"Begitu datang ke sana dan ditemui, diterima dengan baik yang waktu itu diterima oleh pak Panji Gumilang ya sudah kita keliling-keliling melihat," sambungnya.

Sebelum pulang, Lucky Hakim kemudian diundang ke acara ulang tahun Panji Gumilang yang digelar keesokan harinya.

"Saat hendak pulang, terus diajak, 'Besok datang ya, Syeikh ulang tahun'. 'Oh ulang tahun, acaranya dimana?' 'Di sini'. Jadi saya pikir karena Pak Panji sudah berumur, jadi akan dirayakan sama anak cucu dan staf-stafnya secara kecil-kecilan," terang Lucky Hakim.

Baca Juga: Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Bisa Dijerat Pasal Berlapis

"Maka keesokan harinya saya datang lagi, pakai kemeja kasual biasa, tidak pakai batik atau jas, saya jadi merasa minder dan malu. Akhirnya dipinjami jas dan peci," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lucky Hakim sempat memberikan sambutan dalam acara ulang tahun Panji Gumilang sembari mengapresiasi Pondok Pesantren Al-Zaytun yang terlihat megah dan mewah.

"Saya juga memberikan sambutan sebagai kepala daerah di sana, saya menyambut dan saya mengatakan betapa bagusnya pesantren ini karena besar, mewah, megah, tapi anak-anaknya mau menyapu di pinggir jalanan pesantren. Berarti mengajarkan ketawadhuan seperti itu, mengajarkan ilmu agama jadi wirausaha," tuturnya.

Baca Juga: Pemerintah Dipastikan Mengevaluasi Semua Aspek Ponpes Al-Zaytun

Setelahnya, Panji Gumilang memberikan sambutan dan mengajak tamu yang hadir untuk berdiri dan mengajarkan salam yang baru. Di situ Lucky Hakim merasa janggal.

"Nah terakhir Pak Panji memberikan sambutan, dan di sini saya mulai merasa ada hal yang berbeda karena setelah assalamualaikum, Pak Panji bilang, 'Saya akan mengajarkan salam yang bukan assalamualaikum saja dalam bentuk bernyanyi'. Saya bingung dong," beber Lucky Hakim.

Selain kejadian itu, Lucky Hakim menilai tak ada keanehan lain dalam acara ulang tahun Panji Gumilang yang digelar di Pondok Pesantren Al-Zaytun.

"Yang aneh hanya hari itu saja, kata-kata yang salom aleheem itu, selebihnya di pandangan saya, di pendengaran saya, semuanya berjalan baik-baik saja, normal-normal saja," ungkapnya.

Baca Juga: Polemik Ponpes Al-Zaytun, Bareskrim Polri Gali Keterangan Saksi Ahli

Editor


Komentar
Banner
Banner