BURONAN KPK

Firli Curhat Soal Sulit Tangkap Harun Masiku Cs: Ngumpetnya Bukan di Indonesia Saja

Soal Sulitnya Cokok Buronan, Firli: Ngumpetnya Bukan di Indonesia Saja

Featured-Image
Ketua KPK, Firli Bahuri saat ditemui wartawan di Gedung KPK. (Foto: apahabar.com/Ariyan Rastya)

bakabar.com, JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebutkan bahwa buronan tidak hanya bersembunyi di dalam negeri. Hal itu merujuk pada sulitnya KPK menangkap para buronan yang kabur. Salah satunya politisi PDI Perjuangan, Harun Masiku.

“Persembunyian para DPO tersebut tentunya tidak terbatas hanya di wilayah NKRI saja. Namun sangat terbuka kemungkinan mereka mengakses wilayah di luar kewenangan yuridiksi Indonesia,” kata Firli dalam keterangannya, Jumat (27/1).

Menurutnya, para pelaku korupsi melakukan tindak kejahatannya dengan sangat cermat dan hati-hati (Transnational Organized Crime). Jadi ada beberapa aset para koruptor disimpan di luar teritorial hukum Indonesia.

Baca Juga: Pernah Kepergok Satu Acara Bareng Firli: Kini Bupati Bangkalan Ditahan KPK

Lanjut Firli, dalam beberapa kasus hal tersebut masih sering terjadi dan kemudian mempersulit penyidikan KPK.

“Sehingga dalam beberapa perkara yang ditangani KPK, tidak hanya pelaku, namun juga aset-aset hasil tindak pidana korupsi pun seringkali disembunyikan di luar negeri,” lanjutnya.

Firli pun memastikan bahwa lembaga yang dipimpinnya itu akan tetap memenuhi kewajibannya untuk mengejar pata buronan.

Usai ditetapkannya Izil Azhar sebagai tersangka, KPK berjanji akan memperkuat koordinasi dengan penegak hukum yang lain guna memperkecil zona pelarian para buronan yang masih bersembunyi.

“Dalam pencarian keempat DPO tersebut (Harun Masiku, Kirana Kotama, Paulus Tannos, Ricky HAM) KPK memastikan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan lembaga terkait lainnya, baik di dalam maupun luar negeri,” tandas Firli.

Baca Juga: Satu Acara dengan Tersangka Korupsi, Firli Dinilai Ketua KPK Paling Kacau

Ia pun meminta bantuan kepada masyarakat untuk memberikan informasi apapun terkait keberadaan keempat buronan tersebut.

“KPK tak henti meminta dukungan dan peran serta masyarakat. Bagi yang mengetahui keberadaan para DPO tersebut untuk dapat menyampaikan kepada KPK atau penegak hukum terdekat, agar informasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas Filri.

Editor
Komentar
Banner
Banner