Hot Borneo

Fakta Baru Penyebab Terbakarnya Sejumlah Mobil di The Breeze Waterpark Banjarbaru

Tim Inafis Polres Banjarbaru menemukan gas dan kompor mini dalam mobil yang terbakar.

Featured-Image
Dua mobil terbakar parah di halaman parkir the breeze waterpark Banjarbaru./ Humas Polsek Liang Anggang, Atmo

bakabar.com, BANJARBARU - Polisi beber fakta baru penyebab terbakarnya sejumlah mobil di parkiran The Breeze Waterpark Banjarbaru beberapa waktu lalu.

Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah melalui Kasi Humas, Kompol Tajudin Noor mengatakan pihaknya sudah menerjunkan Tim Inafis ke lokasi kejadian.

"Dan rencananya hasil pemeriksaan mereka akan kami sampaikan secepatnya," katanya.

Terkait penerjunan langsung Tim Inafis Polres Banjarbaru ini pun dibenarkan Kapolsek Liang Anggang, Kompol Yuda Kumoro Pardede.

Kapolsek bilang, Tim Inafis yang turun ke lapangan menemukan gas dan kompor mini (portable) dalam mobil yang terbakar.

"Dugaan sementara gas ini bocor dan memenuhi seisi ruangan mobil. Karena waktu dibuka api tiba-tiba saja langsung besar," ujarnya.

Dimungkinkannya, sudah ada terjadi pembakaran sebelumnya, namun karena bagian mobil kedap udara, sehingga membuat gas dan pembakaran yang terjadi di dalam tertahan.

Karenanya, ketika pintu mobil dibuka, oksigen pun masuk ke dalam ruangan mobil dan hal itulah yang diduga menjadi penyebab mengapa api langsung membesar.

Selain itu, Kapolsek juga menyebut dugaan lain penyebab kebakaran. Yakni biasan cahaya matahari yang masuk ke dalam mobil.

"Karena juga ada menemukan kacamata minus yang diletakkan di atas karpet bulu di bagian dashboard mobil Brio. Terik matahari saat itu memang sedang panas-panasnya," sambungnya.

Diduga panas matahari yang masuk dari bagian kaca depan dibiaskan oleh kacamata minus di atas dashboard lalu membakar karpet bulu di bawahnya.

Kendati demikian, ia menekankan bahwa dua kemungkinan itu masih berstatus praduga dari pihaknya dan Tim Inafis. Sehingga ia meminta waktu untuk memastikan penyebab utama kebakaran tersebut.

"Nanti dari Tim Inafis Polres yang menyampaikan hasil pemeriksaan mereka di lapangan," tuntasnya.

Sementara itu, Satpam The Breeze Waterpark, Putu Sukawidana menuturkan jika benar Tim Inafis Polres Banjarbaru turun langsung ke lokasi kejadian dan mengamankan kompor serta tabung gas kecil itu.

"Mungkin bakal dijadikan barang bukti," ungkapnya.

Putu menduga, jika kemungkinan besar penyebab kebakaran itu datang dari tabung gas dan kompor mini tersebut.

Sebab, lanjutnya dari informasi yang ia terima bahwa sebelum terbakar habis, terlihat kepulan asap putih di dalam mobil Brio dan belum ada api.

Kepulan asap itu dilihat oleh salah satu pengunjung yang ingin masuk ke lokasi wisata.

Kemudian pengunjung itu langsung melaporkan kepada petugas yang sedang berjaga.

"Waktu itu langsung diumumkan agar pemilik mobil mengevakuasi mobilnya. Pemiliknya langsung datang ke halaman parkir, tapi pas dia (pemilik mobil) mebuka pintu, api besar tiba-tiba saja langsung keluar," cerita Putu.

Dari situlah, terjadi kebakaran dalam mobil tersebut. Dan merembet ke mobil lainnya yang terparkir bersebelahan.

"Mitsubishi Xpander yang terparkir di sampingnya juga ikut hangus. Kemungkinan pemilik mobil (Brio) baru pulang berkemah menikmati liburan. Karena selain kompor dan gas portable, saya lihat petugas juga menemukan bangkai tenda yang ikut hangus terbakar di bagian bagasi mobil," bebernya.

Kejadian itu lantas membuat pihaknya memperketat pengawasan pengunjung yang masuk ke The Breeze Waterpark.

"Pasti selalu kami ingatkan. Supaya kejadian kemarin tidak terulang lagi," tuntasnya.

Seperti diketahui, pada Minggu (23/04) lalu, ada sejumlah mobil yang terbakar di halaman parkir The Breeze Waterpark Banjarbaru.

Api muncul pertama kali dalam mobil Brio, kemudian merembet ke Xpander, Ertiga dan Agya. Dari keempatnya, dua diantaranya terbakar habis.

Mobil Brio milik Muhammad Farial, warga Banjarmasin dan Xpander milik Aidi Noor Ichsan, warga Banjarbaru. Dua mobil inilah yang diperiksa oleh Tim Inafis Polres Banjarbaru. 

Editor
Komentar
Banner
Banner