Pemilu 2024

Cak Imin Janjikan Ketersediaan Pupuk dan Pasar untuk Hasil Produksi Petani

Cawapres nomor urut 2 Muhaimin Iskandar berjanji menjamin ketersediaan pupuk dan pemasaran hasil produksi untuk mendukung kesuksesan para petani di tanah air.

Featured-Image
Cak Imin saat mengunjungi Kota Depok. (Rubiakto/apahabar.com)

bakabar.com, JAKARTA - Cawapres nomor urut 2 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berjanji menjamin ketersediaan pupuk dan pemasaran hasil produksi untuk mendukung kesuksesan para petani di tanah air.

"Tugas pasangan AMIN jika terpilih adalah menyediakan pupuk, pakan, dan pasar yang kontrak kerjanya ada," kata Cak Imin melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat (29/12).

Cak Imin mengutarakan dukungannya kepada kesejahteraan para petani tersebut ketika bertemu petambak bandeng di Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur.

Baca Juga: Canda Gus Yahya soal Cak Imin Kalah, Anies: Semakin Butuh Perubahan

Menurutnya, kesulitan petambak dan petani itu laten, karean hanya seputar pupuk subsidi yang sulit mereka dapatkan. Untuk itu, pasangan AMIN) jika terpilih, akan langsung memeriksa pabrik pupuk dan menelusuri mafia pupuk.

"Problem pupuk bukan hanya problem petani, melainkan juga petambak ikan. Untuk itu, harus ada solusi pasti, harus ada ketersediaan pupuk untuk petambak dan petani," ujarnya.

Tidak hanya itu, mereka juga akan memastikan semua hasil pertanian dan tambak masyarakat bisa langsung dijual dengan menerapkan sistem kontrak pertanian. Ini dilakukan agar harga di tingkat produksi bisa tetap stabil.

Baca Juga: Cak Imin: Dana 1 Persen IKN Bisa Bangun Seluruh Jalan di Kalimantan

"Harga ke depannya disepakati bersama sehingga petani, peternak, dan petambak tugasnya berproduksi," tuturnya.

Dalam kesempatan itu para petani membentangkan keluhan mereka pada spanduk-spanduk. Mereka mengeluh soal sulitnya memperoleh solar dan pupuk serta rendahnya harga jual ikan.

Petambak yang hadir mayoritas adalah petambak ikan bandeng. Ainul Wafiq, pekerja di tambak bandeng, mengaku kesulitan mendapatkan pupuk. Selain itu, kelangkaan solar menjadi penghambat produksi bandeng.

"Kalau pupuknya mahal, ongkos produksi jadi bertambah, sedangkan solar juga langka. Jadi, ini yang harus segera dicari jalan keluarnya," tukasnya.

Editor
Komentar
Banner
Banner