bakabar.com, BANJARMASIN – Elemen mahasiswa kembali menggelar unjuk rasa di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (20/10). Menariknya, mereka turut membawa map atau karton merah.
Sebagaimana diketahui, demo kali ini digelar sebagai aksi menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law. Aksi kali ini juga bertepatan dengan momen setahun Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Para mahasiswa seakan ingin memberikan rapor merah lewat aksi damai ini.
Koordinator BEM Se-Kalsel, Ahdiat Zairullah menganggap banyak janji pemerintah yang belum terealisasi. Misalnya menciptakan lebih banyak lapangan kerja.
"Pemerintah lebih mengutamakan tenaga kerja asing (TKA) daripada warga setempat," ucapnya.
Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: