bakabar.com, BALANGAN - RSUD Datu Kandang Haji (RSDKH) Balangan resmi meluncurkan SIMFONI TERINDAH (Sistem Informasi Rujukan Dini Terintegrasi Antara Rumah Sakit, Puskesmas, Desa, dan Kelurahan).
Inovasi digital ini dirancang untuk merevolusi layanan rujukan medis dengan menghubungkan tenaga medis di tingkat desa langsung ke dokter spesialis di rumah sakit secara real-time.
Direktur RSDKH Balangan, Sudirman, menyatakan bahwa sistem ini hadir sebagai solusi atas tantangan geografis dan birokrasi manual yang selama ini menghambat kecepatan penanganan pasien.
"Dengan sistem ini, pasien darurat di desa tidak perlu lagi menunggu lama untuk administrasi manual. Data klinis awal langsung dikirim ke RSUD melalui sistem, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat," ujar Sudirman dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
SIMFONI TERINDAH mengusung beberapa fitur kunci yang mengintegrasikan layanan kesehatan di Kabupaten Balangan, Pertama, Pra-Rujukan Digital - Petugas Puskesmas atau perawat desa dapat mengunggah tanda-tanda vital pasien.
Dokter spesialis di RSUD kemudian memberikan instruksi penanganan awal sebelum pasien tiba di rumah sakit.
Kedua, Informasi Kapasitas Real-Time: Sistem secara otomatis menampilkan ketersediaan tempat tidur (bed) dan jadwal dokter spesialis yang bertugas.
Ketiga, Integrasi Rekam Medis: Riwayat kesehatan pasien dari Puskesmas dapat langsung diakses oleh tim medis RSUD, guna meminimalisir risiko kesalahan diagnosa.
Peluncuran inovasi ini merupakan bagian dari peta jalan strategis Pemerintah Kabupaten Balangan untuk meningkatkan status RSDKH menjadi Rumah Sakit Madya.
Efisiensi layanan melalui digitalisasi menjadi indikator utama dalam penilaian akreditasi dan kualitas pelayanan publik di wilayah tersebut.
Di sisi lain, masyarakat menyambut positif kehadiran SIMFONI TERINDAH. Inovasi ini dinilai memberikan kepastian penanganan medis sejak dari rumah dan efektif mengurangi penumpukan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD).









