Borneo Hits

Remaja 19 Tahun Tewas Tenggelam di Bekas Galian Pelindo Sampit

Seorang remaja ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di area bekas galian lama Pelindo, Desa Bagendang Permai Kabupaten Kotim.

Featured-Image
Petugas memasang garis polisi di area bekas galian Pelindo, yang mana dilokasi itu ditemukan seorang remaja tenggem dan meninggal dinia. Foto: Humas Polres Kotim.

bakabar.com, SAMPIT – Seorang remaja laki-laki berinisial R (19) ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di area bekas galian lama Pelindo, Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Jumat (1/5/2026).

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 16.46 WIB di lokasi bekas penimbunan yang kini sudah tidak lagi digunakan.
Berdasarkan keterangan kepolisian, sebelum kejadian korban diketahui keluar rumah untuk berolahraga sore ke arah PDAM, lalu masuk ke kawasan bekas galian tersebut.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas AKP Edy Wiyoko menjelaskan, korban sempat bertemu sejumlah rekannya di lokasi dan meminta ditunjukkan jalan menuju kolam. Setibanya di sana, korban terlihat sempat mengambil foto dan video.

“Korban sempat ditanya oleh temannya apakah ingin ikut berenang, namun korban menjawab tidak. Saat ditanya kembali apakah bisa berenang, korban hanya tersenyum,” ujar AKP Edy, Sabtu (2/5/2026).

Sementara itu, sejumlah teman korban tetap melanjutkan aktivitas berenang. Namun tak lama kemudian, mereka menyadari korban sudah tidak terlihat di permukaan air. Upaya pencarian pun dilakukan dengan menyelam di sekitar lokasi.

Salah satu saksi mengaku sempat melihat korban bercebur di sisi kiri kolam. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan di dalam air oleh rekannya.
Mereka sempat memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban ke jalan raya sejauh sekitar 300 meter untuk mencari bantuan.

Korban kemudian dilarikan ke puskesmas menggunakan mobil pick up. Namun nahas, setibanya di puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan area, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan puskesmas untuk keperluan visum.

“Dari hasil sementara, korban diduga tenggelam karena tidak bisa berenang,” pungkasnya.

Editor


Comment
Banner
Banner