kasus penganiayaan

Polisi Tapin Alami Luka Berat Usai Dihajar Brutal di Wisma Amawang HSS

Anggota Polres Tapin, Muhammad Rifai mengalami luka berat usai dihajar brutal di depan Wisma Amawang, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)

Featured-Image
Anggota polisi yang mengalami luka berat di depan Wisma Amawang Kecamatan Kandangan Kabupaten HSS. Foto-relawan grup emergensi Kabupaten HSS

bakabar.com, KANDANGAN - Anggota Polres Tapin, Muhammad Rifai mengalami luka berat usai dihajar brutal di depan Wisma Amawang, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Minggu (22/10) kemarin.

Berdasarkan informasi yang didapat bakabar.com, Rifai sempat terlibat perkelahian sekitar pukul 10.45 WITA.

Ia yang mengenakan jaket merah duduk berlumuran darah di bagian wajah. Bahkan terdapat luka terbuka di tangan bagian kiri.

Baca Juga: Pelajar Cianjur Dianiaya Teman di Kebun Teh, Polisi Selidiki

Rifai langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjend H Hasan Basry, Kandangan.

Dia menderita luka pada kedua matanya, serta luka diduga bekas sabetan senjata tajam di bagian tangan sebelah kiri.

Pria tersebut merupakan anggota Polres Tapin beralamat di Jalan Simpang Gusti V Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

Baca Juga: Dipicu Cemburu, Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Bogor

Kepala Desa Tibung Raya, Wagito Munawar mengatakan bahwa memang betul adanya kejadian perkelahian di depan Wisma Amawang Kecamatan Kandangan HSS.

"Kalau waktu kejadiannya tidak tau pasti, tetapi setelah perkelahian itu langsung di bawa ke RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan," kata Wagito Munawar lewat pesan singkat, Minggu (22/10) malam.

Baca Juga: Pria Bekasi Dianiaya Hingga Tewas, Sempat Dibiarkan di Warung Kosong

Baca Juga: Tim Advokasi Temukan Praktik Penganiayaan Kepada 20 Warga Seruyan

Saat dikonfirmasi terpisah, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi kepada bakabar.com terkait kejadian tersebut hingga berita ini diterbitkan.

Editor


Komentar
Banner
Banner