News

Pelabuhan Sampit Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran, Pelindo Tambah Fasilitas dan Buka Posko Siaga

Menghadapi arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. PT Pelindo Regional 3 Sampit membuka Posko Siaga Angkutan Lebaran, serta menambah fasilitas Terminal Penumpang.

Featured-Image
Kegiatan pembukaan Posko Siaga Angkutan Lebaran Idul Fitri 1447 H, di Terminal Penumpang PT Pelindo Regional 3 Sampit. Jumat (6/3/2026). Foto: bakabar.com/Ilhamsyah Hadi

bakabar.com, SAMPIT – Terminal Penumpang Pelabuhan Pelindo Sampit mulai bersiap menghadapi arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. PT Pelindo Regional 3 Sampit membuka Posko Siaga Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 6 Maret hingga 6 April 2026.

Junior Manager Pelayanan Terminal PT Pelindo Regional 3 Sampit, Tri Purbo Waluyojati, mengatakan sejumlah peningkatan fasilitas telah dilakukan guna menunjang kenyamanan serta kelancaran pelayanan bagi para penumpang.

“Untuk tahun ini ada beberapa penambahan fasilitas seperti auto gate, empat unit AC tambahan, serta peningkatan sistem pemantauan melalui video drone. Harapannya fasilitas ini bisa mendukung pelayanan secara maksimal,” ujar Tri, Jumat (6/3/2026).

Selain peningkatan fasilitas di dalam terminal, Pelindo juga menyiapkan area khusus untuk drop zone dan pick up penumpang di samping terminal.
Area tersebut nantinya difungsikan sebagai tempat penurunan dan penjemputan penumpang agar tidak lagi dilakukan di tepi jalan raya.

“Selama ini penumpang turun di tepi jalan raya. Ke depan kita pindahkan ke area yang lebih aman di dalam kawasan terminal. Penumpang bisa turun di sana lalu masuk ke terminal untuk proses check-in,” jelas Tri.
Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal selama periode mudik, Pelindo juga mengerahkan seluruh sumber daya manusia, baik dari tenaga administrasi maupun operasional.

Dari sisi pergerakan penumpang, Pelindo mencatat tren peningkatan sekitar 5–6 persen dari Januari ke Februari 2026. Pada Februari lalu, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Penumpang Sampit mencapai sekitar 5.000 orang.
Sementara pada awal Maret, sudah terdapat dua kapal yang melayani penumpang, yakni KM Lawit milik Pelni dengan sekitar 600 penumpang dan KM Dharma Rucitra milik Dharma Lautan Utama (DLU) dengan sekitar 300 penumpang.

“Artinya di awal Maret ini sudah ada sekitar 900 penumpang yang berangkat melalui terminal penumpang Sampit,” ungkapnya.

Berdasarkan data sementara, selama masa angkutan Lebaran, PT Pelni diperkirakan akan melayani sekitar lima kunjungan kapal, sedangkan DLU sekitar 17 hingga 18 kunjungan kapal. Namun jadwal tersebut masih dapat berubah sesuai kebijakan operator kapal.

Pelindo juga akan menyesuaikan sistem pelayanan di terminal apabila terjadi lonjakan penumpang, termasuk kemungkinan pengaturan waktu embarkasi lebih awal melalui koordinasi dengan operator kapal.

Adapun puncak arus mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026, atau beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Insya Allah terminal penumpang Sampit sudah siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan mudik melalui jalur laut,” tandas Tri.

Editor


Komentar
Banner
Banner