bakabar.com, TANJUNG - Awal 2026, ajakan menjauh sejenak dari layar gadget digaungkan di Tabalong. Perkumpulan Putra/Putri Saraba Kawa atau Perkumpulan Pusaka resmi meluncurkan program bertajuk Hari Keluarga Tanpa Gawai (Hak Tawa).
Kick off program ditandai dengan kegiatan perdana “Family Fun Grow: Dari Dapur untuk Lingkungan Bersih dan Sehat” di RTH Kambang Tanjung, Tanjung Selatan, Senin (16/2/2026).
Direktur Perkumpulan Pusaka, Firman Yusi, mengatakan Hak Tawa menjadi rangkaian agenda sepanjang 2026 yang dirancang untuk mempererat interaksi ayah, ibu, dan anak.
“Inti dari Hak Tawa adalah menciptakan ruang di mana keluarga bisa benar-benar hadir satu sama lain,” ujarnya.
Selama kegiatan, seluruh peserta diminta menepikan gawai. Tujuannya, membangun kembali komunikasi keluarga yang kerap terdistraksi dunia digital.
Mengusung tema lingkungan, peserta diajak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan.
Mulai dari sesi berbagi dan praktik membuat kompos serta eco enzyme dari limbah rumah tangga, menanam sayur bersama, membuat kolase keluarga, hingga fun games yang memicu kekompakan.
Firman menegaskan, Hak Tawa tak berhenti pada kegiatan perdana. Program ini akan digelar rutin setiap bulan dengan tema berbeda sepanjang 2026.
“Fokus utamanya tetap sama, menjadikan keluarga sebagai unit terkecil yang sehat secara mental dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” katanya.
Melalui program ini, Perkumpulan Pusaka berharap budaya berinteraksi tanpa gangguan gadget bisa diterapkan di rumah, demi menciptakan generasi yang lebih peka dan keluarga yang harmonis.









