Peristiwa & Hukum

Debit Air Sungai HST Sempat Meningkat Tumpukan Sampah Naik ke Permukaan

Sampah kayu dan plastik itu dikabarkan memulai menumpuk pada Kamis (7/12/23) malam sekitar pukul 22.30 Wita.

Featured-Image
Tumpukan sampah kayu dan plastik naik ke permukaan Sungai Simpang Tiga Ulama, Barabai. Foto-Dok BPBD HST

bakabar.com, BARABAI - Debit air sungai sempat meningkat membuat tumpukan sampah kayu dan plastik naik ke permukaan Sungai Simpang Tiga Ulama, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Sampah kayu dan plastik itu memulai menumpuk Kamis (7/12/23) malam sekitar pukul 22.30 Wita dan hampir menghambat aliran air di Sungai Simpang Tiga Ulama.

"Untuk penumpukan ranting pohon itu terpantau tadi malam, diperkirakan sekitar 20 meter panjang tumpukannya. Saat itu debit airnya kurang lebih 10 centimeter dari bibir jalan raya," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST saat, H Ahmad Apandi, (8/12/23). 

Ia mengatakan terkait tumpukan sampah itu belum diketahui berasal dari mana.

"Bisa saja sampah limpahan dari sungai di wilayah pegunungan atau memang sudah ada di sungai kota Barabai. Bisa saja karena debit air naik mereka juga ikut naik ke permukaan. Kami masih mencari tahu asalnya," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR HST, Arief Rahman Hakim mengatakan terkait tumpukan sampah itu, saat ini sudah dibersihkan.

Proses pembersihan tumpukan sampah kayu dan plastik di Sungai Simpang Tiga Ulama, Barabai.
Proses pembersihan tumpukan sampah kayu dan plastik di Sungai Simpang Tiga Ulama, Barabai. Foto-BPBD

"Pembersihan tumpukan sampah dilakukan tadi pagi secara manual tanpa alat berat oleh beberapa petugas PUPR, BPBD, DLHP, TNI-Polri, relawan dan warga setempat," jelasnya.

Untuk penggunaan alat berat seperti Exca Amphibi akan coba diberdayakan apabila kondisi di lapangan memang tidak memungkinkan ditangani tuntas secara manual.

"Namun untuk saat ini tumpukan sampah masih bisa diatasi secara manual," tuturnya.

Usai dibersihkan, kata dia, beberapa sampah langsung diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telang. Sebagian lagi dibiarkan larut menuju ke hilir sungai.

Baca Juga: Hujan Deras Mulai Pagi, Jembatan di Desa Alat HST Putus

Baca Juga: Hujan Tak Kunjung Reda, BPBD HST Minta Warga Siaga

Editor
Komentar
Banner
Banner