bakabar.com, JAKARTA – Postpartum depression biasanya dialami ibu. Tapi ternyata ayah juga bisa mengalaminya.
Depresi pascapersalinan adalah salah satu jenis gangguan depresi yang muncul setelah kelahiran seorang anak. Meskipun lebih umum terjadi pada ibu baru, hal ini juga bisa memengaruhi para ayah.
“Setelah kelahiran seorang anak, para ayah mengalami perubahan hormonal, dan mereka sering merasakan tekanan yang meningkat terkait keuangan dan karier mereka,” kata Hannah Tishman, LCSW di Cobb Psychotherapy, dikutip dari Healthline.

Oleh karena itu, seperti ibu, ayah juga perlu menjaga kesehatan mental mereka. Kelelahan, stres, dan faktor-faktor lainnya dapat menjadi pemicu depresi pascapersalinan pada pria.
Pengaruh Depresi Pascapersalinan
Mengalami kelelahan, perasaan kewalahan, dan tingkat stres yang tinggi setelah kelahiran anak adalah hal yang wajar dalam pengalaman menjadi orang tua.
Gejala yang dialami ayah
Bagi pria yang mengalami depresi pascapersalinan, berikut beberapa gejala umum, dikutip dari Very Well Mind (18/9):
Perubahan nafsu makan yang signifikan, Perubahan berat badan, Ketidakmampuan untuk tidur, Sakit atau nyeri yang tidak dapat dijelaskan, Kehilangan energi, Merasa gelisah atau gelisah, Hilangnya minat atau kesenangan dalam aktivitas, Merasa sedih atau putus asa, Merasa tidak berharga atau bersalah.
Selain itu, seorang ayah juga mengalami Kekhawatiran yang berlebihan, Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi atau mengambil keputusan, Perubahan suasana hati yang tiba-tiba, Pikiran untuk bunuh diri atau kematian, Pikiran yang mengganggu untuk menyakiti bayi, Lekas ââmarah, ragu-ragu, dan emosi yang terbatas juga merupakan gejala umum yang dialami pria dengan depresi pascapersalinan.

Depresi yang dialami oleh ayah dapat memiliki dampak negatif pada perkembangan anak dan meningkatkan risiko terjadinya gangguan mental pada anak dalam usia dini.
Ayah sering kali tidak mendapatkan dukungan yang setara dengan ibu setelah kelahiran anak dan mungkin mengalami perasaan tersisihkan, diabaikan, atau dihadapkan pada ekspektasi yang tidak realistis seputar perannya.
Seperti halnya ibu, ayah juga memerlukan sistem dukungan yang kuat selama masa perinatal dan pada awalnya menjadi orang tua.
Cara Mengatasi Depresi Pascapersalinan (PPD)
Selain menjaga kebiasaan perawatan diri yang sehat, seperti meditasi atau terapi, Tishman menyarankan:
Berolahraga secara teratur, Mengonsumsi makanan sehat, Menjaga rutinitas tidur yang baik dan Berbicara tentang perasaan dan mengungkapkannya. Bagi pria, mungkin sulit untuk meminta bantuan, terutama ketika pasangannya juga sedang mengalami banyak perubahan dan membutuhkan dukungan.
