Cuaca Hari Ini

BMKG: Masyarakat Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di separuh

Featured-Image
Ilustrasi prakiraan BMKG tentang potensi hujan lebat di sebagian wilayah di Indonesia. Foto: Hindustan Times

bakabar.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di separuh wilayah Indonesia, Minggu (12/3).

BMKG membeberkan prakiraan provinsi yang bakal mengalami hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Baca Juga: BMKG: Suhu Udara Panas di Yogyakarta Tak Terkait Aktivitas Merapi

Di antaranya Aceh, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, dan Maluku.

Selanjutnya, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan Sumatra Utara.

Sementara, BMKG menyebutkan sebagian wilayah di Indonesia akan mengalami musim kemarau April 2023 mendatang.

Baca Juga: BMKG Prakirakan Jawa Tengah Segera Masuki Musim Pancaroba

"Awal musim kemarau 2023 masuk tidak bersamaan," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Ia menerangkan bahwa dari 699 zona musim di Indonesia, sebanyak 119 zona musim atau 17 persen diprediksi akan memasuki musim kemarau pada April 2023, meliputi Nusa Tenggara, Bali, dan sebagian Jawa Timur.

Musim kemarau tahun ini diawali dengan angin yang bertiup dari arah Benua Australia dan akan dimulai dari wilayah Nusa Tenggara dan Bali pada April 2023.

"Disusul terjadi di wilayah Jawa, kemudian berkembang hampir di seluruh wilayah Indonesia pada periode Mei hingga Agustus 2023," katanya.

Baca Juga: BMKG Imbau Warga Pesisir Waspadai Gelombang Setinggi 4 Meter

Ia menyampaikan bahwa prakiraan musim kemarau berdasarkan hasil pemantauan BMKG menunjukkan adanya fenomena La Nina menuju netral pada periode Maret 2023.

Dwikorita mengingatkan kementerian atau lembaga pemerintah, daerah, institusi terkait dan seluruh masyarakat untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau yang lebih kering.

"Jadi, ini perlu diantisipasi, dikhawatirkan akan mengalami peningkatan risiko bencana kekeringan meteorologis kebakaran hutan dan lahan dan kekurangan air bersih," pungkasnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner