Kabar Haji

121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Lansia dan Disabilitas Menjadi Prioritas

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Sekdapov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengukuhkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin

Featured-Image
Pengukuhan petugas haji Kalsel. Foto: Media Center

bakabar.com, BANJARBARU - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengukuhkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Kamis (16/4).

Petugas haji yang dikukuhkan sebanyak 121 orang. Rinciannya 23 orang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama, 73 orang berdasarkan SK Kepala Kantor Wilayah, serta 25 orang Petugas Haji Daerah (PHD).

Syarifuddin menyebut petugas haji memiliki peran strategis dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Seluruh petugas diingatkan untuk menjaga profesionalitas, sekaligus memperhatikan kondisi kesehatan selama bertugas. Pelayanan optimal kepada jemaah hanya dapat terwujud, apabila petugas berada dalam kondisi fisik yang prima.

Dijelaskan bahwa jumlah kuota jemaah haji Kalsel 2026 mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kalau tahun lalu jumlah jemaah sekitar 3.500 orang, maka sekarang meningkat menjadi sekitar 5 ribu orang.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memberikan kesempatan yang lebih merata bagi masyarakat di berbagai daerah.

"Kami memastikan bahwa seluruh aspek teknis pemberangkatan jemaah telah dipersiapkan dengan baik," tegas Syarifuddin.

"Termasuk penyusunan jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan secara rinci," tambahnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Selatan, Eddy Khairany, menambahkan bahwa sarana dan prasarana di Asrama Haji telah siap digunakan.

Salah satu inovasi layanan yang diterapkan adalah sistem one stop service, yang memungkinkan jemaah menyelesaikan berbagai keperluan administrasi dalam satu lokasi secara lebih efisien.

"Pelayanan untuk jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas menjadi perhatian utama pada musim haji tahun ini," jelasnya.

"PPIH telah menyiapkan fasilitas khusus, termasuk penempatan kamar yang mudah dijangkau serta layanan langsung ke kamar jemaah untuk menyerahkan dokumen maupun perlengkapan," sambungnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kelelahan jemaah, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik, sehingga dapat beristirahat dengan cukup sebelum keberangkatan.

Secara keseluruhan jumlah jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin mencapai sekitar 6.800 orang yang terbagi dalam 19 kelompok terbang (kloter).

Rinciannya sebanyak 5.128 jemaah berasal dari Kalsel yang tergabung dalam 14 kloter. Sedangkan sekitar 1.500 jemaah lain berasal dari Kalimantan Tengah yang tergabung dalam 5 kloter.

Adapun kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji sejak 23 Mei 2026 dan akan diberangkatkan 24 Mei 2026 pukul 00.05 Wita ke Arab Saudi.

Editor


Comment
Banner
Banner