Borneo Hits

Toleransi Beragama, Umat Hindu Kalsel Berbagi Takjil dan Sembako

Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kalimantan Selatan menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil dan sembako kepada masyarakat di Simpang Tiga

Featured-Image
Umat Hindu berbagi takjil dan sembako saat Ramadan. Foto: PHDI Kalsel

bakabar.com, BANJARBARU - Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kalimantan Selatan menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil dan sembako kepada masyarakat di Simpang Tiga Lampu Merah Brimob Polda Kalsel.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948/2026 Masehi sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Ketua PHDI Kalsel, Wayan Suardeyase melalui Ketua Panitia Pelaksana, I Gede Suardika yang juga Ketua Saka Bhoga Sevanam, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini bertujuan meningkatkan kepedulian kemanusiaan sekaligus mempererat kebersamaan antarumat beragama.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948. Kami ikut berbagi takjil untuk meningkatkan kepedulian terhadap kemanusiaan dan kebersamaan, karena pada dasarnya kami semua adalah satu keluarga di bumi ini," jelasnya, Kamis (5/3).

Kegiatan tersebut juga terlaksana melalui kolaborasi dengan personel Korps Brigade Mobil Kepolisian Daerah Kalsel yang membantu pengamanan selama pembagian takjil kepada masyarakat.

Di lokasi ini, dibagikan sedikitnya 700 paket takjil, sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.

Selain di Banjarbaru, kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa daerah lain di Kalsel, yakni di Banjarmasin dan Balangan.

Aksi sosial lintas umat seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan semakin mempererat hubungan kebersamaan di tengah masyarakat.

"Saya bersyukur mendapat bantuan sembako dari PHDI karena sangat membantu kebutuhan keluarga," sahut Fais, tukang sampah keliling di Banjarbaru.

"Bantuan ini akan mencukupi kebutuhan untuk sahur dan berbuka sampai sebulan penuh," tutupnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner