Peristiwa & Hukum

Terungkap! Kakek Tewas Terkapar di Muara Kelayan Banjarmasin Karena Sakit Jantung

Penyebab kakek tewas terkapar bersimbah darah di Jalan K.S Tubun, tepatnya di Samping Jembatan Muara Kelayan, Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan

Featured-Image
Penyebab kakek tewas terkapar bersimbah darah di Jalan K.S Tubun, tepatnya di Samping Jembatan Muara Kelayan, Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan. Foto: Aam/bakabar.com.

bakabar.com, BANJARMASIN - Penyebab kakek tewas terkapar bersimbah darah di Jalan K.S Tubun, tepatnya di Samping Jembatan Muara Kelayan, Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan, Kamis (24/04/2026) terungkap.

Hal tersebut langsung di sampaikan oleh anak korban Muhammad Irfansyah (27) di Halaman Kamar Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Irfansyah mengatakan bahwa ayahnya bernama M Sarkawi (67) yang tidak mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) itu meninggal dunia karena sakit jantung.

"Tadi dari hasil visum luar di kamar Jenazah, ayah saya itu meninggal karena sakit jantung. Jadi yang berceceran itu karena dia batuk sehingga mengeluarkan darah," ucapnya kepada bakabar.com.

Kemudian, Irfansyah menegaskan bahwa ayahnya itu tidak dikeroyok, melainkan menderita sakit yang sudah dialaminya.

"Awalnya itu saya kaget informasinya dipukul orang, ternyata dari hasil pemeriksaan dia mengalami batuk dan mutah darah akibat jantung itu," katanya.

Kemudian, ia menyebutkan terakhir bertemu dengan ayahnya itu 1 bulan sebelum ditemukannya meninggal dunia. Sebab, Irfansyah menuturkan bahwa ayahnya itu bekerja sebagai tukang pijet keliling.

"Ayah saya itu tukang pijet keliling, jadi jarang pulang ke rumah. Pulang ke rumah itu minta uang saja," jelasnya.

Setelah dilakukannya visum luar, pihak keluarga memutuskan bahwa jezanah akan segera memakamkan Sarkawi di Landasan ulin, Banjarbaru.

"Sudah kita sediakan pemakamannya, alkah keluarga," pungkasnya.

Editor


Comment
Banner
Banner