Regional

Terbanyak se-Indonesia, Tujuh Jemaah Haji Jatim Meninggal di Mekkah

Kabar duka dari jemaah haji asal Jawa Timur. Satu lagi yang meninggal dunia di Mekkah, Senin (5/6) hari ini.

Featured-Image
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram menjelaskan tentang jemaah haji Jatim yang meninggal di tanah suci (5/6). Foto: apahabar.com/HanaaSeptiana

bakabar.com, SURABAYA - Kabar duka dari jemaah haji asal Jawa Timur. Satu lagi yang meninggal dunia di Mekkah, Senin (5/6) hari ini.

Jemaah yang meninggal itu bernama Samsul Adib Bin Muhammad Jafar, berusia 62 tahun. Almarhum adalah jemaah haji asal Pacitan dari kloter 6 Embarkasi Surabaya. 

“Meninggalnya pukul 02.45 waktu Arab Saudi,” ujar Kasi Pemberangkatan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pacitan, Mutongin.

Baca Juga: 1.300 Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Telah Tiba di Tanah Suci

Ia menjelaskan, bahwa Samsul Adib meninggal karena sakit komplikasi. Nyawanya tak tertolong saat sempat dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. 

“Memang komplikasi. Mulai dari jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes. Meninggal dunia saat usia 62 tahun,” kata Muntongin.

Hingga kini, tercatat sudah ada tujuh jemaah asal Jawa Timur yang meninggal dunia. Datanya bisa dilihat di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama.

Baca Juga: Sempat Tertunda, Jemaah Haji Kalteng Akhirnya Berangkat

Jika mengacu secara nasional, Jawa Timur mencatat angka terbanyak yang meninggal dari 15 jemaah di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, ada dua jemaah haji asal Lamongan yang meninggal. Yakni Mardi Wijono Teguh Wijono (75) dari kloter 25 dan Umi Hanik Mualam (52) kloter 26.

“Keduanya meninggal dunia karena sakit jantung,” kata Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram kepada awak media.

Baca Juga: [Habar News] Asrama Haji Bekasi Ramah Lansia

Selain itu, Husnul menyebutkan ada empat calon jemaah haji yang tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci karena sakit dan harus dirawat di RS Haji Surabaya. Mereka akan diberangkatkan jika kondisinya sudah pulih.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya sudah mewanti-wanti agar para jemaah haji menyiapkan kondisi kesehatannya. Jika memang terlalu berisiko, mereka akan menunda atau membatalkan keberangkatan.

"Kami mengusahakan tidak ada kursi kosong, jadi kalau yang sakit bisa pulih ya berangkat,” ucap dia. 

Hingga siang ini, Asrama Haji Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 29 kloter. Terdiri dari 12.888 jemaah haji.

Editor
Komentar
Banner
Banner