bakabar.com, BANJARBARU - Banyak laporan kecelakaan di jalur alternatif Banjarbaru-Batulicin membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan melakukan evaluasi menyeluruh jalan tersebut.
Termasuk perbaikan alinyemen horizontal dan vertikal serta peningkatan kualitas konstruksi jalan. Salah satunya adalah perbaikan geometri jalan di daerah Bunglai sepanjang sekitar 850 meter.
Dinas PUPR Kalsel memastikan perbaikan jalan alternatif tersebut dilakukan tahun ini. Khususnya di tiga kawasan Bunglai, Gunung Papua dan Kelok 12.
"Kajian sudah dilakukan kembali, demi memastikan kenyamanan dan keamanan pengendara yang melintas di ruas jalan tersebut," papar Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, Yasin Toyib via seluler, Sabtu (30/8).
Dijelaskan bahwa dari hasil evaluasi teknis yang sudah dilakukan, memang kondisi trase jalan pada beberapa bagian jalan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara.
Direncanakan kelandaian maupun tikungan di tiga titik jalan itu harus dilakukan perbaikan. Sebab, kondisinya memang kurang aman.
Diketahui kecelakaan lalu lintas sering terjadi di beberapa ruas jalan alternatif ini. Paling anyar, sebuah mobil terguling di kawasan Bunglai yang masuk Kabupaten Banjar, Minggu (17/8).
Mobil yang dikendarai Amalia itu hampir masuk jurang seusai terpental sejauh enam meter.