bakabar.com, BANJARBARU - Cuaca panas yang melanda Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir mulai memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjar.
Kebakaran terjadi di Kecamatan Aranio dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 15 hektare. Beruntung api berhasil dikendalikan sebelum meluas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Ronny Eka Saputra, menyebutkan peningkatan suhu yang cukup signifikan menjadi salah satu faktor pemicu.
“Beberapa hari terakhir memang cuaca cukup panas, sempat terjadi peningkatan suhu dan juga kebakaran lahan di Banjar," jelas Ronny, Senin (2/2).
Menanggapi kondisi cuaca panas yang berpotensi berlanjut, BPBD Kalsel menegaskan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla terus diperkuat.
Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.
"Kami berharap seluruh daerah bisa memetakan titik-titik rawan, mengingat perubahan iklim yang kemungkinan sudah mulai mengarah ke musim kemarau," beber Ronny.
"Dengan pemetaan wilayah rawa, upaya pencegahan dan antisipasi karhutla dapat dilakukan lebih dini dan terukur," tutupnya.









