Info Relationship

Pahami Yellow Flag dalam Hubungan, Peringatan yang Bisa Jadi Konflik

Istilah "Yellow Flag" sering digunakan untuk merujuk pada tanda peringatan atau isyarat bahwa ada masalah atau potensi konflik dalam hubungan seseorang.

Featured-Image
Yellow flag dalam hubungan merupakan tanda sebuah konflik. Foto: Zoe Hansen/Very Well

bakabar.com, JAKARTA – Istilah "Yellow Flag" sering digunakan untuk merujuk pada tanda peringatan atau isyarat bahwa ada masalah atau potensi konflik dalam hubungan seseorang.

Adanya Yellow Flag, mungkin bukan tanda langsung dari masalah serius, tetapi dapat menjadi pertanda bahwa perlu dicermati atau dibahas lebih lanjut.

Melansir Very Well Mind pada Kamis (5/10), dalam setiap hubungan, indikator bahaya dapat timbul, berupa perilaku atau karakteristik yang berbeda dari biasanya.

Yellow Flag bersifat subjektif, apa yang mungkin dianggap tidak signifikan bagi satu individu dalam hubungan bisa menjadi sumber kekhawatiran yang besar bagi individu lainnya.

Baca Juga: Mengupas Kisah Pendiri Rumah Mode Chanel yang Kecil di Panti Asuhan

Jillian Amodio, LMSW dan pendiri Moms untuk kesehatan mental menjelaskan bahwa meskipun Yellow Flag mungkin bukan merupakan pemecah kesepakatan atau masalah besar, hal ini umumnya merupakan tanda peringatan.

"Ini peringatan bahwa perilaku, kecenderungan, pola, atau sifat dapat berubah menjadi masalah yang lebih besar, mengisyaratkan sesuatu yang lebih besar, atau setidaknya bernilai untuk dimiliki,” kata Amodio.

Meskipun masalah yang muncul mungkin belum mencapai tingkat yang merusak hubungan, tetapi memberikan sinyal untuk melanjutkan dengan hati-hati.

Maka penting untuk mengidentifikasi tanda bahaya dalam suatu hubungan, bagaimana memastikan agar Anda tidak melewatkan peringatan-peringatan tersebut.

Terdapat langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk menghadapi tanda bahaya yang mungkin muncul pada pasangan Anda.

Tanda Yellow Flag

relationship
Ilustrasi pasangan dalam yellow flag. Foto: skynesher/istock photo

Berikut adalah tanda Yellow Flag yang mungkin menjadi peringatan dalam hubungan, dikutip dari Very Well Mind:

- Pasangan yang ingin menghabiskan seluruh waktunya bersama Anda sejak awal, meskipun terlihat menarik, dapat menjadi tanda bahaya. Laura Wasser, pakar hukum keluarga, mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan dapat menandakan dinamika yang tidak sehat dalam hubungan, menciptakan tekanan atau ketidakseimbangan.

- Ketika pasangan tidak memiliki hobi atau minat di luar hubungan, ini dapat menciptakan keterbatasan pandangan hidup. Kehilangan minat eksternal bisa mengindikasikan isolasi atau mungkin depresi dan kecemasan.

- Ketidakmampuan pasangan untuk memiliki teman selain Anda menciptakan kekhawatiran tentang kemampuannya menjalani hubungan sosial yang sehat.

- Sikap yang tidak mau berkompromi dapat menjadi tanda bahaya. Pia Johnson, LMSW, menyoroti pentingnya kesediaan untuk mendengarkan dan bekerja sama dalam hubungan yang sehat.

Baca Juga: Kolaborasi Produk Kecantikan Rose All Day Dianggap Plagiat dari Rhode

- Ketidakhormatan terhadap batasan pribadi, seperti sering terlambat atau tidak menghormati aturan yang dibuat, menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap perasaan Anda.

- Riwayat hubungan yang gagal dapat mengungkapkan pola perilaku yang perlu diperhatikan, seperti terburu-buru berkomitmen atau perilaku kontrol.

- Penyembunyian informasi secara terus-menerus dapat menunjukkan masalah kepercayaan atau komunikasi yang perlu diatasi.

- Hubungan yang terlalu dekat atau terlalu jauh dengan keluarga dapat menjadi tanda bahaya. Dalam kedua situasi ini, komunikasi terbuka dan pemahaman lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi potensi masalah.

Cara Mengatasi Yellow Flag pada Pasangan Anda

relationship
Komunikasi menjadi kunci utama dalam yellow flag relationship. Foto: VioletaStoimenova/istock photo

Setelah Anda mengenali tanda-tanda pasangan Anda yang dianggap sebagai masalah penting bagi Anda, langkah selanjutnya adalah mengatasi masalah tersebut dengan cara yang sehat.

Mendekati pasangan dengan pemahaman, bahkan empati, merupakan langkah awal yang konstruktif.

Mungkin dengan melihat perilaku mereka dari sudut pandang mereka dapat membantu Anda memahami cara terbaik untuk menghadapi situasi tersebut.

"Bicaralah. Gunakan pernyataan 'Saya' untuk menghindari bahasa yang menyalahkan. Pahami perbedaan antara preferensi dan masalah," ujar Amodio.

Baca Juga: Ingin Kulit Sehat dan Terhidrasi? Rahasianya Cukup Lakukan Ini

Pahami perspektif masing-masing dan lihat perubahan apa yang bisa dilakukan dan kompromi apa yang bisa disepakati untuk memutuskan apakah hubungan harus dilanjutkan,” sambung Amodio menyarankan.

Penting untuk diingat bahwa yellow flag bukan berarti hubungan tersebut pasti akan berakhir atau tidak dapat diperbaiki.

Namun, ini adalah isyarat bahwa perlu ada komunikasi terbuka dan jujur ​​antara pasangan untuk mengatasi potensi masalah.

Jika yellow flag tidak diatasi dengan baik, mereka dapat berkembang menjadi red flag, yang merupakan tanda-tanda lebih serius dan mungkin memerlukan pertimbangan serius tentang kelangsungan hubungan.

Editor
Komentar
Banner
Banner