kuliner khas

Mencicipi Kupat Tahu Pojok dari Magelang, Menu Utama Presiden Soeharto

Kuliner khas Magelang yang sering diburu pelancong hingga para presiden adalah Kupat Tahu Pojok. Banyak artis yang mampir ke Magelang untuk mencicipinya.

Featured-Image
Kupat Tahu Pojok Magelang (Apahabar.com/Arimbihp)

Apahabar.com, Magelang - Berkunjung ke Magelang, kurang lengkap rasanya jika belum mencicipi aneka kulinernya yang menggugah selera.

Salah satu kuliner khas Magelang yang sering diburu pelancong hingga para presiden adalah Kupat Tahu Pojok.

Tak hanya rasanya yang menjadi daya tarik, lokasi kedai Kupat Tahu Pojok di Jalan Tentara Pelajar Kios Nomor 14, Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah bisa dibilang strategis karena berada dekat dengan Aloon-Aloon, pusat perbelanjaan dan kompleks hotel.

Kupat Tahu Pojok Magelang selalu ramai pembeli (Apahabar.com/Arimbihp)
Kupat Tahu Pojok Magelang selalu ramai pembeli (Apahabar.com/Arimbihp)

"Kupat Tahu Pojok didirikan ayah saya, Setu Ahmad Danuri pada 1940 an," kata pemilik Kedai Kupat Tahu Pojok, Kuntari, kepada bakabar.com, Jumat (5/4).

Baca Juga: Semarak Pasar Ramadan Rindam Magelang, Pintu Rejeki Pedagang Kuliner sampai Juru Parkir

Kuntari menceritakan, sebelum memiliki kios, ayahnya dulu menjual kupat tahu dengan cara dipikul dan dijajakan berkeliling.

"Sampai bisa menyewa kios, karena letaknya dipojok Aloon-Aloon, maka diberi nama Kupat Tahu Pojok, dulu terkenalnya Warung Ngesengan, karena atapnya terbuat dari seng" kata Kuntari.

Lebih lanjut, Kuntari menceritakan, seiring berjalannya waktu, pemerintah Kota Magelang memberikan perhatian dengan melakukan renovasi semua warung di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, termasuk kios miliknya.

“Sudah hampir 80 tahun berdiri. Kupat tahu ini masih selalu ramai pengunjung,padahal kami tidak pernah menambah atau memodifikasi menu nya, justru itu yang otentik," imbuh Kuntari.

Baca Juga: Berburu Kuliner Khas Kangean di Bazar Ramadan Alun-Alun Arjasa Sumenep

Bahkan, para pejabat seperti Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono, Anies Baswedan, hingga Ganjar Pranowo pernah datang langsung dan mencicipi Kupat Tahu Pojok.

"Artis-artis juga banyak yang ke sini, Artis Christine Hakim, hingga Indro Warkop DKI, Katon Bagaskara, Bella Saphira, banyak, kadang tidak sempat foto karena fans mereka mengerumuni," tuturnya.

Tak sampai di situ saja, Kupat Tahu Pojok Kupat Magelang ini juga pernah menjadi menu di Istana Presiden.

Kupat Tahu Pojok Magelang diracik dengan manual (Apahabar.com/Arimbihp)
Kupat Tahu Pojok Magelang diracik dengan manual (Apahabar.com/Arimbihp)

"Saat itu yang menjabat Presiden Soeharto. Warung tahu Pojok dipesan untuk menu makan dalam peringatan 50 tahun Indonesia emas, 51 kemerdekaan, dan 52 kemerdekaan, kami dipesan untuk masak di Istana Negara selama tiga tahun berturut-turut,” jelas Kuntari.

Bahan premium dan cita rasa yang tidak berubah

Kepada bakabar.com, Kuntari menceritakan, Kupat Tahu Pojok tetap bertahan dengan rasa otentik karena konsisten menjaga rasa.

Dirinya mengaku selalu memilih bahan baku tahu, kecambah, kacang, sampai sayur-sayurannya dengan kualitas terbaik.

“Bahan baku diambil dari tempat-tempat yang sejak dulu telah jadi langganan kami,” jelasnya. Selain itu, bumbunya dibuat sendiri dengan resep turun-temurun," ujarnya.

Baca Juga: Tak Cuma Gethuk, Bubur Blendrang Bisa Jadi Alternatif Kuliner Saat Berlebaran di Magelang

Bahkan, untuk bumbu dan kecap, Kuntari selalu membuatnya sendiri dan tidak boleh membeli atau dikerjakan orang lain.

Pasalnya, bumbu tersebut telah menjadi warisan keluarga yang terus dilakukan hingga kini yang harus ia jaga.

"Rahasia dan akan tetap kami jaga kualitasnya, supaya tidak berubah," pungkasnya.

Editor
Komentar
Banner
Banner