bakabar.com, BANJARMASIN – Anggota DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi PKB, H. Suripno Sumas, kembali turun ke lapangan menyosialisasikan program penyelenggaraan perumahan dengan fokus utama penanganan rumah tidak layak huni.
Kegiatan digelar di kawasan Jalan Meratus, Banjarmasin, Senin (27/4/2026), menyasar warga serta kader PKB Kecamatan Banjarmasin Utara, setelah sebelumnya menyasar wilayah Banjarmasin Timur.
Suripno menegaskan, sosialisasi ini penting agar masyarakat memahami prosedur dan tidak kebingungan saat mengajukan bantuan bedah rumah.
“Saya ingin warga benar-benar paham. Jadi ketika butuh bantuan bedah rumah, mereka sudah tahu alurnya dan tidak terkendala administrasi,” tegasnya.
Program ini sejalan dengan target Pemerintah Provinsi Kalsel di bawah kepemimpinan Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman yang menargetkan pembangunan 5.000 unit bedah rumah hingga akhir masa jabatan.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Banjarmasin, Suripno menargetkan konstituennya bisa maksimal mengakses program tersebut, tentu dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku.
Dalam kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila (Sosrev), ia juga membeberkan syarat utama penerima bantuan, khususnya untuk program tahun 2027.
“Syarat paling mendasar, rumah harus milik sendiri, tidak berada di bantaran sungai, dan bukan di kawasan jalur hijau,” jelasnya.
Ia menekankan, persoalan rumah tidak layak huni merupakan bagian dari implementasi Sila Kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Untuk tahun 2026, Suripno mengaku telah mengusulkan 300 unit rumah untuk dibedah yang kini masih dalam tahap verifikasi oleh Dinas Permukiman.
Sementara untuk 2027, ia mendorong peningkatan menjadi 500 unit melalui usulan dalam Musrenbang tingkat provinsi.
“Harapannya, jumlah yang terealisasi bisa lebih banyak dari tahun sebelumnya,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Dinas Permukiman juga dilibatkan sebagai narasumber. Perwakilan dinas, Basriansyah, memaparkan secara rinci persyaratan teknis program, yang disambut antusias peserta.










