Religi

Khawarij Berencana Bunuh 3 Sahabat Nabi, Hanya Ali yang Terpenuhi

apahabar.com, MADINAH – Sayyidina Ali KW bukanlah satu-satunya sahabat nabi SAW yang direncanakan dibunuh oleh orang…

Featured-Image
Ilustrasi. Foto-net

bakabar.com, MADINAH – Sayyidina Ali KW bukanlah satu-satunya sahabat nabi SAW yang direncanakan dibunuh oleh orang Khawarij. Dua sahabat nabi lainnya juga demikian, namun keduanya lebih beruntung.

Berdasarkan catatan sejarah Islam bin Rasyid, pada suatu hari berkumpul tiga orang Khawarij (Pembangkang). Mereka adalah Abdurrahman bin Muljam, Burak bin Abdullah, dan Ibnu Bakr At Tamimi.

Menurut ketiga orang itu, pada saat itu telah terjadi kekacauan di kalangan umat Islam, dan yang menjadi pangkal kekacauan itu adalah Ali bin Abi Thalib, Muawiyah bin Abu Sufyan, dan Amr bin Ash.

Kemudian, ketiga orang Khawarij itu mengenang korban-korban kawan mereka sesama muslim yang mati ketika berperang antara kubu Ali dengan Muawiyah. Menurut mereka, tak ada gunanya hidup padahal orang-orang yang mati itu adalah orang-orang yang taat beribadah dan taat kepada Allah.

Karenanya, ketiga orang Khawarij ini ingin mengobarkan diri mereka untuk kebaikan umat. Dan, mereka berencana memerangi Ali, Muawiyah, dan Amru sehingga keadaan umat bisa kembali tenang, menurut mereka.

Ibnu Muljam berencana membunuh Ali, Burak berencana Muawiyah, dan Bakr Kata membunuh Amr,

Mereka pun bersepakat atas nama Allah, tidak ada yang akan mangkir dan mundur sebelum maksud membunuh ketiga orang sahabat Nabi Muhammad itu terbunuh. Mereka ambil pedang masing-masing dan diberi racun. Mereka bersepakat untuk melaksanakan aksinya pada malam 17 Ramadhan. Tujuan Ibnu Muljam berhasil. Dia berhasil menusuk Ali ketika akan pergi salat Subuh di Masjid Kufah.

Burak tak berhasil karena dia menunggu Muawiyah akan pergi salat di masjid Syam. Tetapi, dia hanya menusuk bagian pinggang Muawiyah, bukan perutnya. Burak pun ditangkap dan kemudian dibunuh.

Sementara, Ibnu Bakr telah menunggu di bilik mihrab berselimut kain supaya bisa menikam Amr yang sedang salat. Tetapi, rupanya Subuh itu Amr tidak keluar ke masjid karena dia sakit perut.

Dan, dia mewakilkan imam kepada orang lain yang bernama Kharijah. Sehingga orang Ibnu Bakr menikam Kharijah hingga meninggal dunia. Dengan begitu, Amr bin Ash yang ditujunya terlepas.

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Komentar
Banner
Banner