bakabar.com, BANJARBARU – Suasana Minggu Raya Banjarbaru semakin semarak dengan dentuman ritme drum dari para talenta muda Kalimantan Selatan.
Gelaran Banjarbaru Drum Community, Senin (29/6) malam, menjadi wadah berkumpulnya para drummer berbagai generasi mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Ajang ini tidak sekadar menjadi pertunjukan musik, tetapi juga ruang bagi para drummer untuk menunjukkan kemampuan, bertukar pengalaman, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni musik.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Muhammad Irsyad Wiratama Alghifari. Drumer cilik asal Tapin ini tampil percaya diri membawakan permainan drum dengan gaya khas.
Anak berusia 12 tahun tersebut mengiringi lagu Enter Sandman dari band legendaris Metallica dengan teknik pukulan yang energik.
Perjalanan Irsyad di dunia drum terbilang masih muda, karena baru mulai mempelajari alat musik tabuh ini sejak 2023. Uniknya Irsyad lebih dulu menekuni piano, sebelum ingin mendapatkan tantangan baru dengan bermain drum.
"Awalnya bermain piano, kemudian ingin mencoba sesuatu yang lebih menantang, akhirnya belajar drum," papar Irsyad.
Bakat musik Irsyad terus berkembang hingga kemudian tergabung dalam band bernama Extraordinary. Dukungan keluarga dan bimbingan pelatih turut menjadi bagian penting dalam perjalanan bermusiknya.
"Tentu dukungan ayah dan ibu menjadi motivasi tersendiri. Semoga saya terus bisa belajar untuk menjadi drumer profesional," harap Irsyad.
Sementara sang ayah, Reza Alghifari, mengaku bangga melihat perkembangan putranya yang semakin percaya diri tampil di berbagai panggung.
Reza mengharapkan wadah seperti Banjarbaru Drumer Community rutin dilaksanakan, sehingga lebih banyak wadah menyalurkan bakat para musisi.
"Kami sebagai orang tua tentu terus mendukung keinginan dan cita-cita anak-anak untuk menjadi yang diinginkan," papar Reza.
Adapun Agus Young yang menjadi pelatih Irsyad terus memberikan arahan agar kemampuan teknik dan musikalitas sang anak didik semakin matang.









