Kebakaran Jakarta

Kebakaran di Petojo Jakpus: 2 Warga Sesak Nafas dan 1 Cedera

Kebakaran yang melahap pemukiman padat penduduk di Jalan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (26/2) masih menyala dan terus diupayakan untuk dipadamkan. 

Featured-Image
Ilustrasi Kebakaran di Petojo, Tanah Abang Jakarta Pusat. Foto: Dok. apahabar.com

bakabar.com, JAKARTA - Kebakaran yang melahap pemukiman padat penduduk di Jalan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (26/2) masih menyala dan terus diupayakan untuk dipadamkan. 

Hingga pukul 20.05 WIB api masih merah menyala dan petugas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta masih berjibaku menjinakkan api yang lumayan terbantu lantaran hujan yang turun di wilayah Jakarta Pusat. Aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran masih diputus sementara hingga api dapat dikendalikan. 

"Iya, saat ini masih proses pemadaman, dan listrik di lokasi kami padamkan," kata Kasi Publikasi Damkar DKI Saeful saat dihubungi bakabar.com, Minggu (26/2). 

Baca Juga: Asap Mengepul Tinggi Imbas Kebakaran di Petojo Jakarta Pusat

Selain itu, Damkar DKI Jakarta juga melaporkan terdapat tiga korban yang terdampak kebakaran yang melahap pemukiman padat penduduk di kawasan Petojo, Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

"3 Korban. Ada 2 warga sesak napas, 1 warga terkena pecahan kaca," ujarnya. 

Damkar DKI juga melakukan penambahan dan menerjunkan 24 unit mobil Damkar dan mengerahkan 96 personel untuk menjinakkan api. 

Diketahui, kebakaran menghanguskan sebuah rumah di permukiman padat penduduk di Jalan Tanah Abang V, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (26/2).

Baca Juga: Kebakaran Lahap Permukiman di Petojo, Belasan Mobil Damkar Dikerahkan

Damkar DKI Jakarta terpantau mengerahkan belasan unit mobil pemadam kebakaran dan 56 personel untuk menjinakkan api.

"Mobil damkar 14 unit dan 56 personel kita kerahkan" ujar petugas call center humasjakfire saat dihubungi bakabar.com, Minggu (26/2).

Petugas menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 17.35 WIB dan belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. 

"Kami terima laporan pukul 17.41 WIB, saat ini masih penanganan," ujarnya.

Saat ini, kepulan asap masih membubung. Kerugian masih belum dapat ditaksir usai kebakaran yang melahap permukiman padat penduduk.

Editor
Komentar
Banner
Banner