Borneo Hits

Judi Online Ancam Kinerja dan Citra Pemerintah, Sekdaprov Kalsel Wanti-wanti ASN

Maraknya praktik judi online menjadi perhatian serius Pemprov Kalimantan Selatan.

Featured-Image
Sekdaprov Kalsel ingatkan bahaya judi online ke ASN. Foto: bakabar.com/Hasan

bakabar.com, BANJARBARU - Marak praktik judi online menjadi perhatian serius Pemprov Kalimantan Selatan.

Bahkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, M Syarifuddin, sampai mengingatkan seluruh ASN agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut karena dapat merusak integritas institusi pemerintahan.

Terlebih fenomena judi online tidak lagi sekadar persoalan pribadi, tetapi telah berkembang menjadi ancaman nyata yang berdampak luas terhadap kinerja dan citra aparatur pemerintah di mata masyarakat.

"Sudah banyak contoh pegawai yang terjebak judi online, yang akhirnya berdampak pada kinerja, kondisi keuangan, bahkan kehidupan rumah tangga," papar Syarifuddin dalam pengambilan sumpah dan janji PNS Pemprov Kalsel di Persada Idham Chalid, Selasa (14/4).

Keterlibatan dalam judi online dapat menimbulkan dampak berantai, mulai dari persoalan keuangan pribadi, menurunnya kinerja, hingga terganggunya keharmonisan keluarga. Bahkan tidak sedikit kasus yang berujung sanksi disiplin hingga konsekuensi hukum.

"Seluruh tindakan tersebut dapat mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah, karena perilaku ASN mencerminkan citra institusi secara keseluruhan," tegas Syarifuddin.

Sementara Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Indera Malik, menyampaikan belum terdapat laporan resmi mengenai ASN yang terlibat langsung dalam praktik judi online.

Meski demikian, BKD memastikan akan tetap melakukan pengawasan ketat, "Beberapa langkah yang disiapkan antara lain memperkuat koordinasi dengan Inspektorat, memantau kinerja pegawai, dan memastikan integritas pelayanan publik tetap terjaga," jelas Indera.

Editor


Comment
Banner
Banner