bakabar.com BANJARBARU – Jelang datangnya bulan suci Ramadan, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel mulai memperketat pengawasan di jalan raya melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan 2026.
Salah satu fokus utama operasi ini adalah pemanfaatan maksimal tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Operasi tersebut digelar selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Dimulainya operasi ditandai dengan apel gelar pasukan di Markas Ditlantas Polda Kalsel, Jalan Ahmad Yani KM 21, Banjarbaru, Senin (2/2) pagi, guna memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kombes Pol M. Fahhri Siregar, menyebut operasi ini menjadi langkah awal dalam membangun kondisi lalu lintas yang kondusif, terutama sebagai persiapan menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menuju mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Menurutnya, pendekatan yang digunakan lebih menitikberatkan pada pencegahan dan edukasi kepada pengguna jalan. Penegakan hukum tetap dilakukan, namun berbasis teknologi melalui ETLE, baik statis maupun mobile, disertai tindakan langsung yang humanis berupa teguran simpatik.
“Penindakan tetap berjalan secara profesional dan terukur, terutama untuk pelanggaran yang berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan dan korban fatal,” ujarnya.
Ditlantas Polda Kalsel telah mengaktifkan 32 titik ETLE yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Dalam waktu dekat, pengawasan elektronik tersebut akan diperluas dengan penambahan enam titik ETLE di Kabupaten Balangan yang masih dalam proses sinkronisasi sistem.
Tak hanya soal penindakan, Operasi Keselamatan Intan 2026 juga diisi dengan kegiatan pendukung lain, mulai dari survei kondisi jalur dan fasilitas keselamatan jalan, pemeriksaan kelayakan angkutan penumpang, hingga sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Melalui operasi ini, kepolisian berharap kesadaran berlalu lintas masyarakat semakin meningkat. Ditlantas Polda Kalsel pun mengingatkan pengguna jalan agar selalu memprioritaskan keselamatan dengan mematuhi aturan, memastikan kendaraan dalam kondisi layak, serta menjaga kesiapan fisik saat berkendara.









