bakabar.com, BANJARBARU - Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, menerima penghargaan atas capaian kinerja tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Senin (27/4).
Penghargaan yang diterima berupa Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, diberikan berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.
Kalsel tercatat sebagai satu dari lima provinsi dengan status kinerja tinggi bersama DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta dan Jawa Timur.
Selain tingkat provinsi, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia. Di antaranya Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, serta beberapa pemerintah kota seperti Tangerang dan Semarang.
Secara keseluruhan, terdapat 30 pemerintah daerah yang menerima apresiasi nasional tersebut.
Muhidin menyampaikan rasa syukur atas pencapaian Pemprov Kalsel yang berhasil masuk jajaran lima besar daerah berkinerja tinggi.
Penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
"Alhamdulillah Kalsel masuk dalam lima besar daerah yang menerima penghargaan ini," papar Muhidin.
Muhidin kemudian mengajak seluruh bupati dan wali kota di Kalsel untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan otonomi daerah di wilayah masing-masing.
"Keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada komitmen bersama dalam memberikan pelayanan publik yang cepat dan responsif kepada masyarakat," tutup Muhidin.










