Borneo Hits

Gasak Sarang Burung Walet, Tiga Pria Asal HSS Diringkus Polres Tapin

Polres Tapin berhasil meringkus tiga orang pelaku pencurian sarang burung walet di wilayah Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Rabu (6/3).

Featured-Image
Tiga pelaku diduga pencurian sarang burung walet di Kecamatan Lokpaikat, Tapin. Foto - Humas Pemkab Tapin.

bakabar.com, RANTAU - Polres Tapin berhasil meringkus tiga orang diduga pelaku pencurian sarang burung walet di Kecamatan Lokpaikat.

Tiga sekawan yang diamankan tersebut berinisial FD (43), AD (45), dan SR (42). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Angkinang di Hulu Sungai Selatan.

Pencurian terjadi pukul 21.00 Wita, Selasa (5/3), di Jalan Melati Bitahan Dalam, Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat. Pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan warga.

"Awalnya beberapa warga setempat mencurigai ketiga pelaku yang mondar-mandir di sekitar sarang walet," papar Kapolres Tapin AKBP Sugeng Priyanto, melalui Plt Kasi Humas AKP Agung Setiawan, Rabu (6/3).

Atas kecurigaan itu, kemudian warga saling berkoordinasi, sebelum menghubungi anggota Polsek Lokpaikat.

Setelah didatangi bersama polisi, ketiga pelaku langsung melarikan diri. Namun mereka tidak bisa berlari terlalu jauh.

"Sekitar pukul 22.30 Wita, ketiga pelaku berhasil ditemukan oleh warga dan kemudian diamankan anggota Polsek Lokpaikat," jelas Agung.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 2 kaki sarang burung walet, 1 sarung pisau, dan sebuah sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta. Sedangkan para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mako Polres Tapin untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut," pungkas Agung.

Editor
Komentar
Banner
Banner