Politik

Denny Indrayana Keluhkan Sirekap Lamban, KPU Kalsel Angkat Bicara!

apahabar.com, BANJARMASIN – Calon gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) nomor urut 2, Denny Indrayana mengeluhkan lambannya proses…

Featured-Image
Denny Indrayana menyampaikan 4 poin dalam menjaga Pilgub Kalsel. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

bakabar.com, BANJARMASIN – Calon gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) nomor urut 2, Denny Indrayana mengeluhkan lambannya proses rekapitulasi suara di sistem Sirekap Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bahkan, kelambanan tersebut berindikasi adanya upaya manipulasi.

Terkait tudingan tersebut, Ketua KPU Kalsel, Sarmuji angkat bicara.

Ia meragukan server KPU ini mampu menangkap semua formulir C1 yang dikirim KPPS.

Bahkan, bisa langsung ke sistem Sirekap tersebut. Mengingat sistem itu terhubung secara nasional.

“Ini harus antre terlebih dahulu,” ucap Sarmuji kepada bakabar.com via telepon, Sabtu (12/12) siang.

Menurutnya, proses rekapitulasi tidak hanya dilakukan melalui Sirekap, namun juga secara manual di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Jadi ada 2 jalur, yakni Sirekap dan manual. Semua itu masih berproses sebagaimana adanya,” katanya.

Ia mengklaim telah melaksanakan semua sesuai dengan tahapan Pilkada Serentak Kalsel 2020.

Di antaranya rekapitulasi suara di tingkat PPK pada 10-13 Desember 2020. Kemudian, rekapitulasi suara tingkat kabupaten pada 13-17 Desember 2020. Terakhir rekapitulasi tingkat provinsi 16-20 Desember 2020.

“Kami sudah pas dan coba dicek tak akan berubah. Resmi ini kan KPU, quick count dan sebagainya hanya sebagai alat bantu serta informasi awal. Begitu pula Sirekap. Namun, rekapitulasi manual tetap dilaksanakan secara berjenjang,” pungkasnya.

Komentar
Banner
Banner