Sport

Coach RD Akui Barito Putera Beruntung Mengalahkan PSM Makassar

Tidak hanya kerja keras, keberuntungan diakui ikut membantu Barito Putera mengalahkan PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 musim 2023/2024, Jumat (15/3) malam.

Featured-Image
Selebrasi Mike Ott bersama Gustavo Tocantins dan Renan Alves seusai menjebol gawang PSM via tendangan bebas. Foto: Barito Putera Official

bakabar.com, BANJARMASIN - Tidak hanya kerja keras, keberuntungan diakui ikut membantu Barito Putera yang mengalahkan PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 musim 2023/2024, Jumat (15/3) malam.

Bermain tanpa dukungan suporter di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Barito tertinggal lebih dulu akibat gol penalti Kenzo Nambu di menit 21.

Kemudian Renan Alves membawa Laskar Antasari menyamakan kedudukan di menit 32, setelah mencetak gol melalui tendangan bebas.

Selanjutnya Barito yang dalam tekanan PSM, berbalik memimpin di menit 57. Dari kiri depan kotak penalti, Mike Ott melepaskan tendangan bebas melengkung yang gagal dijangkau kiper Muhammad Ardiansyah.

Kesalahan PSM di pengujung babak kedua, akhirnya dimanfaatkan Barito untuk mengunci kemenangan di menit 90+1.

Gol diawali serangan balik yang diisiiasi Nathanael Siringoringo di kanan. Kemudian bola diumpan kepada Eksel Runtukahu yang berlari ke kanan kotak penalti.

Tanpa pikir panjang, bola diumpan lagi ke tengah kotak 16 dan langsung disambar sepakan mendatar Gustavo Tocantins.

"Saya berterima kasih kepada pemain yang telah bekerja keras. Namun keberuntungan juga andil dalam kemenangan ini," ungkap pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan, dalam post match press conference.

"Alasannya PSM membuat peluang-peluang yang biasanya menjadi gol. Namun kami masih tertolong, sehingga bisa rebound dan semakin percaya diri setelah gol kedua," imbuhnya.

Baca Juga: Cetak 3 Gol, Pembalasan Setimpal Barito Putera Kepada PSM Makassar

Baca Juga: Jelang Barito Putera vs PSM Makassar: Coach RD Waspadai Kejutan

Berdasarkan statistik pertandingan, penguasaan bola kedua klub sama-sama 50 persen. Namun PSM lebih agresif dengan melepaskan 19 tembakan, 6 di antaranya mengarah ke gawang.

Adapun Barito Putera bermain lebih efektif. Cuma mendapatkan 4 tembakan, tetapi semuanya mengarah ke gawang.

"Kami memang kalah agresif dibandingkan lawan, terutama di babak pertama. Lawan langsung melakukan pressing dan membuat banyak sekali kombinasi permainan yang mengagetkan," jelas Rahmad.

"Lalu di babak kedua, kami bermain sabar dan lebih dalam untuk menunggu momen melakukan counter attack. Alhamdulillah kami sukses dengan ini dan membuat dua gol tambahan," pria yang biasa disapa Coach RD ini.

Bermodal kemenangan tersebut, Barito naik ke peringkat tujuh klasemen sementara dengan 40 poin.
Jarak dengan peringkat keempat atau zona championship series pun merapat menjadi 6 poin dalam 5 pertandingan sisa.

"Tentu tidak mudah mencapai empat besar. Namun kami akan terus fokus di setiap pertandingan dan berusaha selalu menang," timpal Mike Ott yang dinobatkan menjadi man of the match.

"Kemenangan atas PSM berarti penting, terutama karena diperoleh melalui comeback. Kami tak mendapat instruksi khusus dari pelatih, karena hanya diminta bekerja keras seperti biasa dan berusaha meraih kemenangan," tutupnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner