Regional

Cegah Meluasnya Rabies, Pemkot Kupang Bentuk Pos Penanganan

Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur membentuk pos terpadu penanganan rabies di pintu masuk wilayah. Hal itu dilakukan untuk mencegah persebaran

Featured-Image
Pelaksanaan vaksinasi anti-rabies pada anjing di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Foto: Antara

bakabar.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membentuk pos terpadu penanganan rabies di pintu masuk wilayah. Hal itu dilakukan untuk mencegah persebaran virus penyakit rabies di pintu masuk wilayah.

Penjabat Wali Kota Kupang George Melkianus Hadjoh menerangkan tim pencegahan rabies tersebut didirikan untuk memperketat pengawasan lalu lintas hewan.

Sebelumnya, wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan dilanda merebaknya kasus gigitan anjing rabies.

George meminta Dinas Pertanian Kota Kupang segera berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, dan aparat kepolisian untuk menyiapkan pos terpadu penanganan rabies di pintu masuk wilayah.

Baca Juga: Mabuk Miras, Pria Paruh Baya di Kupang Jatuh ke Sumur 30 Meter

Selain itu, Wali Kota menginstruksikan penyampaian imbauan kepada pemilik anjing untuk memvaksinasi hewan peliharaan mereka.

"Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT untuk minta dukungan vaksin anti rabies," kata George seperti dilansir Antara, Jumat (2/6).

Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Kupang Septemus B. Tahanas menjelaskan pencegahan penyakit rabies sudah dilakukan dengan cara siaran keliling. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pertanian dan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Juga: Tol Laut, Pemprov NTT: Permudah Konektivitas Antarpulau

Adapun sejumlah tempat yang menjadi sasaran penyuluhan dilakukan di tempat-tempat umum seperti pasar, sekolah dan taman kota.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menyampaikan sejumlah langkah yang perlu dijalankan untuk mencegah infeksi virus rabies jika kena gigitan anjing.

Selain itu, dinas akan berkoordinasi untuk mengawasi lalu lintas hewan guna memastikan tidak ada hewan penular rabies yang masuk dari daerah dengan temuan kasus rabies seperti Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Baca Juga: Waduh! Gegara Pintu Darurat Dibuka Penumpang, Pesawat di Kupang Batal Terbang

Ia mengatakan bahwa pemerintah juga akan melaksanakan vaksinasi anti-rabies pada anjing.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kupang dr. M. Ihsan memastikan vaksin anti rabies untuk manusia sudah disiapkan di puskesmas di Kota Kupang.

Ihsan mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Kupang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk memenuhi kebutuhan vaksin anti-rabies jika ada temuan kasus penularan rabies.

Editor


Komentar
Banner
Banner