bakabar.com, JAKARTA – Bukan hanya wajah yang membutuhkan skincare, tetapi leher juga harus dirawat untuk mencegah kerutan.
Pernah bertanya-tanya tentang rahasia menjaga kekencangan kulit leher? Langkah pertama adalah memperhatikan perawatan, paparan sinar matahari, dan kehilangan volume yang terjadi seiring bertambahnya usia pada tubuh kita. Secara esensial, semakin awal kita memberikan perhatian pada kulit leher, semakin baik.
Melansir Instyle (11/10), Dr. Jaimie DeRosa, seorang Ahli Bedah Plastik Wajah yang bersertifikat Double Board dan Pendiri serta Pemimpin Ahli Bedah Plastik Wajah di DeRosa Center Plastic Surgery & Med Spa di Boston dan Palm Beach, menjelaskan bahwa kulit leher adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki kulit paling tipis (bersama dengan dada dan kelopak mata).
Oleh karena itu, kerutan dan perubahan di area ini muncul lebih cepat dibandingkan dengan area yang memiliki kulit lebih tebal.
"Kulit leher memiliki kelenjar sebaceous yang lebih sedikit daripada yang ada di wajah, sehingga tidak mendapatkan manfaat minyak alami untuk menjaga kelembabannya sendiri,” kata Dr. DeRosa, dikutip dari Instyle.
Maka, penting untuk memberikan perhatian dan perawatan serupa pada leher, seperti yang diberikan pada wajah.
Pada Usia Berapa Anda harus Mulai Menggunakan Produk Anti Penuaan untuk Leher?

“Hal termudah untuk dilakukan sejak dini adalah membatasi paparan sinar matahari langsung dan memakai tabir surya berspektrum luas (cakupan UVA/UVB) pada wajah dan leher (dan dada) setiap hari. Pada usia 30, saya akan menerapkan krim leher yang baik untuk digunakan setidaknya setiap malam jika tidak dua kali sehari, dan kemudian lanjutkan cara ini selamanya," catat Dr DeRosa.
Bagaimana Cara Merawat Kulit Leher?

Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memperlambat berkembangnya kerutan.
“Salah satu hal terbaiknya adalah mengurangi penyebab eksternal penuaan kulit, dan penyebab nomor satu adalah sinar UVA dari matahari, karena sinar ultraviolet ini menembus lapisan dermal kulit untuk memecah kolagen dan elastin,” imbuh Dr. DeRosa.

Menurut para ahli, pendekatan terbaik untuk merawat kulit leher adalah dengan memperlakukannya seolah-olah merupakan kelanjutan dari perawatan wajah Anda.
Penting untuk memastikan bahwa kelembapan dan hidrasi kulit leher dioptimalkan, karena kulit yang kering dapat menyebabkan mengerutnya sel-sel kulit, yang pada gilirannya dapat menghasilkan lebih banyak garis halus dan kerutan.
Banyak dari kita sudah menggunakan pembersih, serum, pelembap, dan tabir surya SPF berkualitas tinggi pada wajah, menjalani rutinitas perawatan ini dua kali sehari. Salah satu saran adalah memperluas rutinitas perawatan ini untuk mencakup leher Anda.
Bahan Apa yang Membantu Mengurangi Garis Leher dan Kerutan?

“Sama seperti pada wajah, bahan perawatan kulit leher yang membantu mengurangi garis leher dan kerutan antara lain retinol, hyaluronic acid, dan L-glutamin, yang membantu meningkatkan sintesis kolagen,” ujarnya.
Bahan lain yang Anda perlukan sebagai bagian dari rutinitas Anda termasuk genistein, yang meningkatkan kadar kolagen, meningkatkan elastisitas, dan mengurangi glikasi.
Palmitoyl tripeptida, yang mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan. Ekstrak alga yang membantu mempertahankan kelembapan dan warna kulit, dan ceramide, yang meningkatkan retensi air, mengurangi kekeringan kulit.
Apakah Ada Produk Tertentu yang Harus Diunakan Setiap Hari?

Mengingat penyebab utama penuaan dini pada leher dan décolletage adalah sinar matahari, Anda sebaiknya menggunakan tabir surya (setidaknya SPF 30) setiap hari, baik Anda pergi keluar atau tidak, kata Dr. Katina Byrd Miles. seorang dokter kulit bersertifikat di Skin Oasis Dermatology di Maryland.
Selain pelindung sinar matahari topikal, Dr. Miles dan Dr. Chang merekomendasikan penggunaan pakaian pelindung sinar matahari, antioksidan, dan produk anti penuaan, seperti retinol, di leher dan décolletage Anda.