bakabar.com, JAKARTA - Mabes Polri menduga simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang diamankan di Sleman merancang aksi teror dengan bahan peledak.
"Telah dilakukan penangkapan terhadap seorang target tindak pidana terorisme dengan inisial AW berusia 39 tahun di area Pendowoharjo, Sleman, DIY," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, Minggu (22/1).
Tersangka AW ditangkap pada hari ini, Minggu pagi (22/1). Atas dugaan aksi terornya tersebut, kata Ramadhan, AW sudah menjadi incaran Densus 88 belakangan waktu ini.
Baca Juga: Geledah Rumah Terduga Teroris di Sunter, Densus 88 Sita Sejumlah Barang
"Adanya keinginan pelaku untuk melakukan aksi teror dengan menggunakan bahan peledak," ungkap Brigjen Ramadhan.
Sebagai simpatisan ISIS, AW terindikasi aktif mengunggah gambar ataupun video propaganda. Selain itu, AW juga dilaporkan sering memprovokasi seruan untuk melakukan aksi teror.
"Adapun keterlibatan AW, yang bersangkutan merupakan simpatisan ISIS yang aktif mem-posting gambar dan video propaganda ISIS di media sosial. Selain itu, ia juga mem-posting seruan provokatif untuk melakukan aksi teror," pungkasnya.
Penangkapan Kedua
Dalam sepekan, dua kali sudah Densus 88 menggelar operasi senyap di penjuru tanah air.
Sebelum AW, Densus juga mengamankan seorang terduga lainnya bernama Aris Subagiyo (26) di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (20/1).
Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: