Hot Borneo

Asyik Ngamar, 8 Pasangan di Tanah Bumbu Terjaring Razia Satpol PP

Delapan pasangan bukan muhrim diamankan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu saat asyik ngamar di hotel.

Featured-Image
Pasangan muda-mudi yang terjaring razia. Foto-Satpol.

bakabar.com, BATULICIN - Delapan pasangan diamankan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Bumbu saat asyik ngamar di hotel.

Delapan pasangan tersebut diamankan petugas Satpol PP dan Damkar di dua tempat yakni Hotel Wahyu dan Hotel Chandra Asri di Kecamatan Batulicin, Rabu (25/1/23).

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Anwar Salujang, membenarkan telah mengamankan 16 orang atau delapan pasangan bukan muhrim.

"Iya benar ada delapan pasangan bukan muhrim yang kami amankan. Mereka terjaring razia saat berada di kamar hotel," ucapnya.

Baca Juga: Staf Presiden: Kalsel, Salah Satu Provinsi dengan Nilai Investasi Tinggi

Saat diperiksa, delapan pasangan yang berada dalam satu kamar hotel tidak bisa menunjukkan dokumen sah sebagai suami istri.

"Jadi terpaksa kami amankan ke kantor Dinas Satpol PP dan Damkar setempat,” tutur Anwar Salujang.

Anwar Salujang menyebut kedelapan pasangan bukan suami istri berada dalam satu kamar hotel bisa diduga melanggar Perda Nomor 21 Tahun 2017 tentang penanggulangan prostitusi.

“Aturan lain, Perda Nomor 9 Tahun 2018 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” terangnya.

Baca Juga: Tak Mudah Padamkan Api di Markas Polda Kalsel, Relawan Berjibaku Satu Jam Lebih

Anwar Salujang menambahkan delapan pasangan yang terjaring akan didata dan dilakukan pembinaan, sehingga ke depan tidak mengulangi perbuatan yang sama.

Kemudian, sebelum dipulangkan, kedelapan pasangan tersebut terlebih dulu mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan HIV/AIDS.

Selain itu, juga akan ada dari Dinas Sosial dan ustaz sebagai guru agama untuk memberikan bimbingan atau penyuluhan kepada mereka.

“Kalau sudah selesai melewati prosesnya, baru semua pasangan tersebut kami lepas atau pulangkan ke keluarga masing-masing,” pungkas Anwar Salujang.

Editor
Komentar
Banner
Banner