bakabar.com, MARABAHAN - Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam pelaksanaan Bazar Murah Ramadan 1447 Hijriah di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Kuala (Batola), Jumat (27/2) pagi. Hanya dalam hitungan jam, sejumlah komoditas bahan pokok yang dijual dengan harga terjangkau ludes dibeli warga.
Bazar tersebut merupakan hasil kolaborasi Kejari bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Batola, serta Bulog Kalimantan Selatan. Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 Wita.
Bahkan sebelum bazar resmi dibuka oleh Kepala Kejari Batola, Andrianto Budi Santoso, masyarakat dari Kecamatan Marabahan dan sekitarnya telah memadati lokasi dan mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok murah.
Salah seorang warga Marabahan, Supriyadi, mengaku banyak terbantu dengan bazar murah tersebut. Pedagang bakso dan mi ayam ini membeli minyak goreng Minyakita ukuran 2 liter seharga Rp30.000.
“Harga jauh lebih murah dibandingkan di pasaran. Biasanya minyak goreng merek Minyakita dijual sekitar Rp17.500 sampai Rp18.000 per liter,” ungkap Supriyadi.
Dalam bazar murah, masyarakat juga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Mulai dari minyak goreng seharga Rp15.000 per liter, beras SPHP 5 kilogram seharga Rp59.000, beras premium 5 kilogram seharga Rp76.000, dan gula putih 1 kilogram seharga Rp17.500.
Untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung, Bulog Kalsel menyediakan 100 sak beras SPHP 5 kilogram, 20 sak beras premium 5 kilogram, 200 kilogram gula putih, serta 420 liter minyak goreng.
Tersedia pula paket bahan pokok seharga Rp50.000 yang dapat dibeli masyarakat dengan menunjukkan kupon dari penyelenggara. Paket berisi minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kilogram, susu kental manis 1 kaleng, teh celup 1 kotak, sirup 1 botol, dan gula pasir 1 kilogram.
“Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama Bulan Suci Ramadan, kegiatan ini juga bertujuan mendukung stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Batola,” papar Andrianto.
Tak hanya menyediakan bahan pokok, bazar juga menghadirkan berbagai produk olahan dari Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) dan produk UMKM lokal yang difasilitasi Diskopperindag Batola.
Kepala Diskopperindag Barito Kuala, Hery Sasmita, menyebutkan bahwa bazar murah yang digelar Kejari Batola merupakan bagian dari rangkaian pasar murah selama Ramadan 1447 Hijriah.
“Total 17 kegiatan pasar murah yang digelar bersama PKK kecamatan, serta masing-masing sekali bersama TP PKK Batola, Dinas Perdagangan Kalsel, dan Kejari Batola,” jelas Hery.
Selain berbelanja bahan pokok, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinkes Batola meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.









