Borneo Hits

Mengaku Habib, Pasangan Pencuri Viral di Anjir Muara Batola Akhirnya Ditangkap

Pasangan pelaku pencurian yang sempat viral di media sosial, akhirnya berhasil diringkus Polres Barito Kuala. Kedua pelaku berinisial AB (38) dan NH (50) ditang

Featured-Image
Kedua pelaku pencurian di Anjir Muara berinisial AB dan NH ketika digelandang Unit Opsnal Satreskrim Polres Batola. Foto: Istimewa

bakabar.com, MARABAHAN - Pasangan pelaku pencurian yang sempat viral di media sosial, akhirnya berhasil diringkus Polres Barito Kuala. Kedua pelaku berinisial AB (38) dan NH (50) ditangkap setelah melarikan diri ke Tapin.

Penangkapan dilakukan tim gabungan Opsnal Satreskrim Polres Batola, Unit Reskrim Polsek Anjir Muara, dan Unit Reskrim Polsek Binuang, Jumat (13/2) sekitar pukul 21.03 Wita.

“AB dan NH ditangkap ketika sedang berada di Desa Tungkap, Kecamatan Binuang, Tapin," papar Kapolres Batola AKBP Anib Bastian, melalui Kasi Humas AKP Ma’rum, Sabtu (14/2).

"Selanjutnya kedua terduga pelaku langsung dibawa ke Mako Polres Batola untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.

Aksi pencurian yang dilakukan AB dan NH dengan cepat tersebar di lini massa dan menghebohkan di media sosial.

Penyebabnya AB mengaku sebagai habib ketika mendatangi rumah korban bernama Jaliha di Jalan Trans Kalimantan, Desa Anjir Muara Lama RT 004, Kecamatan Anjir Muara, Selasa (10/2) pagi.

Dengan alasan berteman dengan suami korban, kedua pelaku berniat berteduh dari hujan dan menumpang salat. Korban juga berbaik hati dengan menyajikan mi instan kepada kedua pelaku.

Tidak cukup memberi tumpangan sementara dan makanan, korban juga bermaksud memberikan uang sangu perjalanan kepada NH.

Namun korban sontak terkejut, ketika akan mengambil uang di kamar. Penyebabnya korban tak menemukan uang sebesar Rp6 juta yang disimpan dalam dompet. Kecurigaan pun menyeruak, karena kedua pelaku bergegas meninggalkan rumah korban.

Sejurus kemudian korban dan sang adik berusaha meminta tolong kepada warga sekitar maupun pengendara yang melintas. Namun karena jalan tampak sepi, kedua terduga pelaku pun berhasil kabur.

Dari hasil penyelidikan, AB merupakan warga Pasuruan di Jawa Timur yang sempat tinggal di Banjarmasin. Sementara NH diketahui lahir di Indramayu, Jawa Barat, dan berdomisili di Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Editor


Komentar
Banner
Banner