bakabar.com, SLEMAN - PT Adaro Indonesia terus mematangkan kesiapan desa-desa di sekitar wilayah operasionalnya. Sebanyak 18 desa ring 1 di Kabupaten Tabalong dibekali pengayaan wawasan sebagai langkah menyiapkan kemandirian desa pasca-operasional tambang.
Pengayaan wawasan tersebut diikuti 44 peserta yang terdiri dari 18 kepala desa, 18 tokoh masyarakat, serta 7 camat dari Kecamatan Muara Harus, Tanta, Tanjung, Murung Pudak, Haruai, Kelua, dan Upau. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tabalong, H Adityapula Nugraha.
Kegiatan digelar di Griya Persada Convention Hotel and Resort Kaliurang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/1/2026).
External Division Head PT Adaro Indonesia, Rinaldo Kurniawan, mengatakan pengayaan wawasan ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mendorong desa agar lebih inovatif dan mandiri.
“Kami menyadari suatu saat Adaro akan mengakhiri operasional di Tabalong. Karena itu pembinaan desa, khususnya ring 1, terus kami lakukan untuk menyiapkan masa pasca-operasional,” ujar Rinaldo.
Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan kekompakan dan komunikasi yang solid antara desa, perusahaan, dan Pemkab Tabalong agar tidak terjadi ketimpangan setelah tambang berakhir.
Rinaldo menambahkan, Adaro telah melakukan pemetaan potensi desa dengan menurunkan konsultan yang rampung pada 2025. Tahapan berikutnya adalah peningkatan kapasitas individu agar potensi tersebut benar-benar terwujud.
Pada kesempatan itu, Rinaldo juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa, tokoh masyarakat, camat, dan Kadis PMD Tabalong atas kehadiran dan sinergi yang terjalin.
Sementara itu, Ketua Persatuan Desa Ring 1 Adaro dan Mitra Kerja Kabupaten Tabalong, Iberahim, menilai kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus komunikasi antara desa dan perusahaan.
“Kami berharap komunikasi Adaro dengan desa-desa ring 1 terus terjalin sebagai tetangga,” katanya.
Iberahim juga berharap Adaro dapat mendukung pembangunan fisik desa, mengingat anggaran desa saat ini semakin terbatas.
“Kami berharap ke depan Adaro bisa mendukung pembangunan fisik desa di luar Program Bina Desa yang sudah berjalan, serta kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas PMD Tabalong, H Adityapula Nugraha, mengapresiasi Program Bina Desa Adaro dan berharap cakupannya bisa diperluas.
“Kami berharap program Adaro ke depan bisa lebih menyentuh pembangunan desa, bahkan hingga ke luar desa ring 1,” katanya.
Kegiatan pengayaan wawasan ini juga dihadiri Section Head CSR Adaro Indonesia, Yuri Budhi Sujalmi, beserta jajaran.









