ULM Kukuhkan 4 Guru Besar, Rusma Usung Misi Majukan Pendidikan Lewat NaraMedia

Senat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali melaksanakan sidang terbuka untuk mengukuhkan 4 guru besar. Pengukuhan dilakukan Rektor Ahmad Alim Bachri

Featured-Image
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengukuhkan 4 guru besar. Foto: Humas ULM

bakabar.com, BANJARMASIN - Senat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali melaksanakan sidang terbuka untuk mengukuhkan 4 guru besar. Pengukuhan dilakukan Rektor Ahmad Alim Bachri di Aula Rektorat, Rabu (4/10).

Mereka yang dikukuhkan dalam kesempatan tersebut adalah Rusma Noortyani dan Herry Porda Nugroho Putro dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Kemudian Hairudinor dari Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP), serta Syaiful Hifni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Selanjutnya ULM masih akan mengukuhkan 5 guru besar lagi, Kamis (5/10). Dilanjutkan pengukuhan berikutnya yang diikuti 10 guru besar, Sabtu (21/10).

"Total ULM akan mempunyai total 114 guru besar. Ini adalah berkah yang patut disyukuri, sekaligus menjadi pendorong peningkatan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di ULM," papar Alim Bachri.

"Di sisi lain, ULM akan memiliki daya saing yang lebih kuat. ULM juga harus mampu menempatkan diri sebagai perguruan tinggi yang terpandang hingga level internasional," tegasnya.

Selain meningkatkan kualitas, penambahan guru-guru besar menjadi salah satu langkah ULM untuk mampu mempercepat proses akreditasi internasional.

Diketahui ULM sudah punya 2 program studi berakreditasi internasional. Kemudian 4 program studi lagi masih berproses mendapatkan akreditasi internasional.

"Hingga akhir 2023, kami menargetkan 6 program studi yang mengantongi akreditasi internasional. Kemudian mulai 2024, kami mengusulkan 22 program studi lagi," beber Alim Bachri.

Rusma Noortyani dikukuhkan sebagai guru besar di FKIP ULM. Foto: Humas ULM.
Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, mengukuhkan Rusma Noortyani sebagai salah seorang guru besar di FKIP ULM. Foto: Humas ULM

Sementara Rusma yang ditemui bakabar.com seusai pengukuhan, mengaku sangat bersyukur dan berbahagia.

Terlebih ibu dua putri ini merupakan satu-satunya perempuan yang dikukuhkan sebagai guru besar di Jurusan Bahasa dan Seni FKIP ULM.

"Semoga bisa menjadi inspirasi dosen-dosen perempuan lain, terkhusus di Jurusan Bahasa dan Seni ULM," ungkap Rusma sembari tersenyum.

"Saya berharap bisa memberi lebih banyak sumbangsih dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan," imbuhnya.

Salah satu program yang ditawarkan Rusma adalah NaraMedia. Melalui metode ini, pembelajaran keterampilan berbahasa dilakukan dengan pendekatan cultrurally responsive teaching.

"Sudah cukup lama pembelajaran terpaku dengan analog. Padahal pendidikan bahasa dan sastra juga bisa dikaitkan dengan teknologi informasi melalui NaraMedia," pungkas Rusma.

Usai dikukuhkan sebagai guru besar, Rusma Noortyani berswafoto bersama dua buah hatinya. Foto: bakabar.com/Riyad
Usai dikukuhkan sebagai guru besar di ULM, Rusma Noortyani berswafoto bersama kedua buah hatinya. Foto: bakabar.com/Riyad
Editor
Komentar
Banner
Banner