Hot Borneo

Terkuak! Kronologis Kematian Paman Pentol di Lokasi Banjir Martapura Timur

Kronologis tewasnya paman pentol bernama M Tamsi (36) di lokasi banjir Martapura Timur akhirnya terkuak. 

Featured-Image
Pria penjual pentol ditemukan tewas di lokasi banjir Desa Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Rabu (1/4). Foto-istimewa

bakabar.com, MARTAPURA - Kronologis tewasnya paman pentol bernama M Tamsi (36) di lokasi banjir Martapura Timur akhirnya terkuak. 

Sebelumnya, Tamsi ditemukan tidak bernyawa di kawasan Makam Sulthon Tamhidillah, Desa Dalam Pagar, Martapura Timur, Rabu (1/4) sekira pukul 10.00 Wita.

Tamsi merupakan warga Desa Sungai Batang Ilir, Martapura Barat.

Ia bekerja sebagai penjual pentol keliling sekaligus anggota petugas pemuktahiran data pemilih (Pantarlih) di desanya.  

Kasi Humas Polres Banjar, AKP H Suwarji mengatakan, korban diduga terjatuh saat berjualan pentol keliling menaiki sepeda motor Honda Revo. 

Lantaran tidak pulang ke rumah sejak Selasa (28/2) kemarin, keluarga pun berusaha mencari korban. 

"Keluarga berusaha mencari korban yang bekerja sebagai penjual pentol keliling," ucap AKP Suwarji kepada bakabar.com, Rabu sore.

Pagi harinya, keluarga mencoba mencari korban ke Dalam Pagar, khususnya jalan yang sering dilintasi saat berjualan. 

Seketika, keluarga melihat helm korban mengapung di sekitar persawahan yang terendam setinggi 2 meter. 

Kemudian, keluarga meminta bantuan warga setempat untuk mencari korban yang diduga tenggelam.

"Pertama kali ditemukan sepeda motor milik korban di dalam air. Tidak lama kemudian ditemukan korban di dalam air sudah dalam keadaan meninggal," ungkapnya. 

Ketika dilakukan pemeriksaan fisik oleh Unit Inafis Polres Banjar, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda luka pada korban.

"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban tidak bisa berenang. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans Emergency Banjar Response," pungkasnya.

Editor


Komentar
Banner
Banner