bakabar.com, MARTAPURA - Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp300 ribu per rumah kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat, Banjar, Sabtu (18/1).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, sebanyak 11.902 rumah di 17 desa di Sungai Tabuk terdampak banjir dan dinyatakan layak menerima bantuan.
Sementara di Martapura Barat, tercatat 5.745 rumah dari 13 desa terdampak banjir mendapatkan bantuan yang bersumber dari PT Adaro, PT Balangan Coal, serta dana pribadi H Muhidin.
"Bantuan diberikan kepada rumah-rumah yang tergenang banjir dan sampai sekarang belum sepenuhnya surut," papar Muhidin.
Dijelaskan bahwa setiap rumah menerima Rp300 ribu yang bersumber dari perusahaan swasta serta sebagian dari dana pribadi Gubernur Kalsel.
Hari pertama penyaluran, bantuan diserahkan kepada 300 rumah warga sesuai dengan jumlah pendaftar yang tercatat pada hari tersebut.
Secara keseluruhan jumlah rumah terdampak banjir di wilayah Sungai Tabuk dan Martapura Barat mencapai sekitar 22 ribu unit.
"Hingga sekarang jumlah pendaftar bantuan juga telah mencapai angka tersebut, sehingga pendaftaran sementara ditutup agar penyaluran dapat dilakukan secara merata," jelas Muhidin.
Mekanisme pembagian dilakukan dengan sistem dua petugas untuk setiap RT yang menyalurkan bantuan langsung ke rumah warga.
Penyaluran bantuan di Sungai Tabuk dan Martapura Barat diperkirakan akan selesai dalam beberapa hari ke depan.
Sementara Kepala Desa Panggalaman, Nur Ipansyah, menambahkan kondisi banjir mulai berangsur surut, "Alhamdulillah sekarang air mulai surut. Jalan sudah bisa dilewati, termasuk akses menuju Martapura," paparnya.









