Peristiwa & Hukum

Tak Kuat Menanjak, Bus Wisatawan asal Barabai HST Terguling ke Jurang di Tahura Sultan Adam

Sebuah bus wisatawan asal Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST), mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Karang I

Featured-Image
Bus terguling di Tahura Sultan Adam. Foto: DPKP Banjar

bakabar.com, MARTAPURA - Sebuah bus wisatawan asal Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST), mengalami kecelakaan tunggal di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin, Karang Intan, Banjar, Sabtu (7/2) malam.

Bus jenis ELF bernomor polisi DA 7647 HB itu ditemukan terbalik dan masuk ke jurang dengan jarak sekitar 20 meter dari badan jalan utama.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena dilakukan pada malam hari dengan kondisi medan terjal dan minim penerangan.

Informasi awal kecelakaan diterima dari relawan di lapangan yang melaporkan adanya bus terbalik di kawasan puncak Tahura Sultan Adam dan membutuhkan bantuan ambulans.

Sejumlah relawan langsung memberikan penanganan awal kepada para korban sebelum proses evakuasi lanjutan dilakukan.

Penanganan kecelakaan melibatkan unsur gabungan, di antaranya PMI, Emergency Banjar Response (EBR), Regaz, BPBD, relawan gabungan dari Martapura dan Banjarbaru, serta personel Polres Banjar dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar.

"Delapan personel beserta satu unit Fire Truck Kajama Merah dan satu unit Kajama Rescue langsung diterjunkan ke lokasi," jelas Kabid Pemadaman, Penyelamatan dan Sarpas DPKP Banjar, Muhammad Kasyaf.

Namun, saat petugas tiba di lokasi, bus dan pengemudi sudah tidak berada di tempat kejadian sehingga posisi awal kendaraan tidak dapat dipastikan secara rinci.

Berdasarkan informasi yang diterima di lapangan, pengemudi dilaporkan selamat.
Kasyaf menyebutkan, sebagian penumpang telah lebih dulu dievakuasi oleh relawan dan dibawa ke rumah sakit rujukan.

Hingga penanganan selesai, pihaknya belum menerima data pasti jumlah keseleluruhan penumpang.

Kami belum menerima data lengkap jumlah penumpang. Informasi sementara, sebagian korban telah dievakuasi ke RS Ratu Zalecha Martapura," klaimnya.

Berdasarkan data sementara, korban dalam kecelakaan tersebut berjumlah enam orang perempuan dengan kondisi luka-luka.

Empat korban dirujuk ke RS Permata Husada Barabai dengan kondisi luka ringan dan mengalami syok, sementara dua korban lainnya dibawa ke RS Ratu Zalecha Martapura untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

"Keterangan warga sekitar menyebutkan, bus diduga masuk ke jurang karena tidak kuat menanjak, hingga mengalami kemunduran sebelum akhirnya keluar dari badan jalan," katanya.

"Untuk unit bus sudah berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.15 Wita" tukas Kasyaf.

Editor


Komentar
Banner
Banner