Hot Borneo

Strategi Rutan Tanjung Atasi Over Kapasitas Warga Binaan

Over kapasitas warga binaan hampir terjadi di rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) di seluruh Indonesia.

Featured-Image
Kepala Rutan Tanjung, Boy Irfan Arslan,beserta jajarannya saat memberikan keterangan terkait over kapasitas warga binaan di tempatnya. Foto - apahabar.com/Muhammad Al-Amin

bakabar.com, TANJUNG - Rumah tahanan Kelas IIB Tanjung di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, over kapasitas. 

Di sana, kapasitas tahanan hanya 76 orang, tapi saat ini penghuninya mencapai 206 orang, terdiri dari 109 narapidana dan 97 tahanan. 

Pihak rumah tahanan Kelas IIB Tanjung di Kabupaten Tabalong terus mencari cara untuk meminimalkan kelebihan kapasitas tersebut.

"Solusinya dengan memindahkan napi-napi ke lapas terdekat di Kalsel seperti Lapas Maburai," kata Kepala Rutan Tanjung, Boy  Irfan Arslan, Jumat (11/8).

Baca Juga: Truk Pengangkut Tiang Pancang Amblas di Bekas Galian PTAM Bandarmasih

Pemindahan narapidana tersebut secara rutin dilakukan setiap bulan.

"Pemindahan warga binaan tentu melewati izin dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil di Kalsel. Kalau tidak dapat izin kita tidak bisa mengirim karena semuanya perlu koordinasi," bebernya.

"Tentu kita juga koordinasi dengan lapas yang akan menerimanya. Saat koordinasi itu kita tentukan tanggal pemindahannya kapan, asal sudah dapat izin dari kantor wilayah," sambung Boy.

Baca Juga: 11 Agustus Jadi Hari Peringatan Merapikan Gigi di AS, Simak Sejarahnya

Warga binaan yang pihaknya pindah diutamakan residivis, kemudian yang divonis hukuman tinggi serta terlibat permasalahan seperti mendapat hukuman disiplin di rutan.

"Semuanya juga dengan alasan keamanan, sehingga sehingga kita pindahkan," terangnya.

Boy mengatakan pemindahan penghuni ini tidak semuanya berjalan sesuai jadwal karena ada beberapa kendala, seperti terkait anggaran.

"Anggaran diperlukan seperti untuk biaya transportasi dan konsumsi, di samping itu kalau belum mendapat izin dari kanwil maka kita tangguhkan pemindahannya," ungkapnya.

Rutan Tanjung baru-baru tadi juga memindahkan puluhan narapidana ke lapas di Tabalong dan di Amuntai.

"Ya, Senin tadi kami memindahkan 18 narapidana ke Lapas Tanjung dan 2 ke Lapas Amuntai," bebernya.

Meski sudah ada tahanan yang dipindahkan, saat ini di Rutan Tanjung masih terjadi over kapasitas.

"Mengatasinya kami memaksimalkan kamar yang ada dengan penghuninya," pungkas Boy.

Editor
Komentar
Banner
Banner