News

Respons Ahok Soal Kebakaran Maut Kilang Balikpapan

apahabar.com, BALIKPAPAN – Dua kali terbakar, insiden maut di Kilang Pertamina Balikpapan memantik reaksi Basuki Tjahaja…

Featured-Image
Untuk kedua kalinya, kebakaran terjadi di Kilang Pertamina Balikpapan. Foto: Istimewa

bakabar.com, BALIKPAPAN – Dua kali terbakar, insiden maut di Kilang Pertamina Balikpapan memantik reaksi Basuki Tjahaja Purnama.

Kendati begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat Komisaris Utama PT Pertamina itu hanya merespons santai.

“Bisa nanya ke dirut (Direktur Utama),” kata pria yang akrab disapa Ahok itu dilansir detikcom, Senin (16/5).

Saat ditanya apakah sudah mendapatkan kabar dari direksi, Ahok tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

Sebelumnya, insiden kebakaran di Kilang Balikpapan kembali terjadi. Kali ini di Plant 5, Unit Hydro Skimming Complex.

Informasi terhimpun, pemadam baru berhasil memadamkan api 1 jam setelahnya atau sekitar jam 11.31.

Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balikpapan, Ely Chandra menjelaskan kini Plant 5 dihentikan operasionalnya untuk sementara.

Plant ini menghasilkan bahan baku gasoline, dan untuk memenuhi kebutuhan produksi bahan baku akan dilakukan pengoptimalan stok di tangki dan pengaturan produksi di Kilang Balikpapan.

Insiden tersebut juga memakan korban. Tiga pekerja Pertamina yang luka bakar tengah menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan.

Kemudian, dua pekerja kontraktor yang terpapar panas telah selesai perawatan di klinik dan telah kembali pulang ke rumah. Sementara satu pekerja kontraktor ada yang meninggal dunia.

Kebakaran di Kilang Balikpapan ini merupakan kedua kalinya dalam kurun waktu tak sampai 6 bulan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, kebakaran pertama terjadi 4 Maret 2022. Artinya baru selang kurang lebih 2 bulan setelah insiden pertama.

Pada insiden Maret lalu, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 dan dapat dipadamkan dalam waktu 30 menit.

Komentar
Banner
Banner