Peristiwa & Hukum

Ratusan Warga Desa Tebing Siring Demo di PTPN IV, Menuntut Kepastian Pelepasan Jalan

warga Desa Tebing Siring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut melakukan aksi demonstrasi di depan pabrik pengolahan sawit PTPN IV regional V.

Featured-Image
Teks ;Aksi demonstrasi warga Desa Tebing Siring di PTPN IV regional V, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah laut.

bakabar.com, PELAIHARI - Ratusan warga Desa Tebing Siring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan aksi demonstrasi di depan pabrik pengolahan sawit PTPN IV regional V.

Kedatangan Warga menuntut pihak PTPN IV regional V memberikan kepastian terkait jalan yang masuk wilayah PTPN. Jalan tersebut akses utama warga Desa Tebing Siring dapat diselesaikan dengan pemerintah daerah dan menjadi aset daerah.

Aksi demo dilakukan warga Desa Tebing Siring sekitar pukul 09.00 Wita, hingga mendapat pengawalan ketat dari pihak keamanan TNI-Polri.

“Persoalan jalan ini sudah berproses panjang dari tahun 2012 sampai tahun 2024 ini tidak ada titik terang,” kata Kepala Desa Tebing Siring Mulyadi kepada awak media , Senin ( 4/3/2024).

Selama ini sebut Mulyadi sudah dilakukan upaya-upaya pertemuan untuk mencarikan jalan keluar, bahkan sudah ditangani sampai tingkat pemerintah daerah dan DPRD Tala sekalian menyiapkan anggaran pembayaran pelepasan aset PTPN tersebut.

Ia bilang, pihaknya dan warga pernah terakhir kali ada pertemuan di kediaman Pj Bupati Tala disana membahas terkait nilai objek pajak ( NJOP) yang ditetapkan oleh kantor jasa penilaian publik (KJPP).

Menurutnya, proses pun terus berlanjut sampai tingkat kantor PTPN yang ada di Pontianak Kalimantan Barat, persoalan jalan ini diberikan tenggang waktu selama 1 bulan bila mana sampai tidak ada kepastian dana yang dari pemerintah daerah akan hangus.

Diketahui oleh Mulyadi, dana pemerintah daerah untuk alokasi jalan di PTPN tersebut sebesar 3 miliar 90 juta dan anggaran pengerasan jalan 6,8 miliar.

“Kondisi jalan sendiri sangat mengkhawatirkan apalagi disaat musim hujan warga kesulitan untuk melintas, lantaran licin dipenuhi bebatuan,” ujarnya.

Mulyadi berharap dengan adanya demonstrasi ini pihak PTPN dapat segera memberikan kepastian jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti penutupan beberapa akses jalan oleh warga.

Dari Pantauan media ini sampai pukul 12.30 Wita, warga Desa Tebing Siring masih bertahan menunggu Pj.

Tampak terlihat Pj Bupati Tanah Laut H Syamsir Rahman datang menemui warga yang sedang berdemo didampingi Kapolres Tanah laut AKBP Muhammad Junaedy Johnny. Warga nampak mulai terlihat tenang dan menerima apa yang disampaikan Pj Bupati Tala.

Semenatara itu dari rilis proses pelepasan aset jalan dari manajemen PTPN IV
regional V yang diterima media ini menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan warga pada 4 maret 2024 di kediaman Pj Bupati Tala. Dalam hal membahas percepatan proses aset jalan PTPN untuk kepentingan umum.

Rencana lokasi yang dimohonkan, merupakan penghubung milik PTPN IV regional V Afdeling 3 Kebun Pelaihari wilayah Kalimantan Selatan dengan panjang jalan 4.750 meter dan lebar jalan 10 meter.

Luas yang dimohon adalah 47.500 M2/4,75 hektar jalan aset perusahaan ( SHGU No 27/2006) yang menjadi jalur utama pengangkutan TBS kelapa sawit PTPN dan jalan penghubung Desa Tebing Siring dengan Kota Pelaihari.

Pada prinsipnya PTPN IV regional V terhadap permohonan dari Pemkab Tala sangat mendukung terkait rencana pembangunan jalan menuju Desa Tebing Siring dalam meningkatkan perekonomian berdampak baik bagi PTPN sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan peruntukannya telah sesuai rencana tata ruang wilayah, rencana pembangunan nasional /daerah, rencana strategis. Dan kedepannya PTPN bersama Pemkab Tala serta warga Desa Tebing Siring membentuk forum bersama untuk monitoring proses percepatan pelepasan jalan.

Editor
Komentar
Banner
Banner